-->

Kelompok G7 Siapkan Platform untuk Koordinasi Bantuan ke Ukraina


JAKARTA, LELEMUKU.COM - Kelompok negara-negara G7 akan membentuk platform multi-lembaga untuk mengoordinasikan bantuan demi mendukung perbaikan, pemulihan, dan rekonstruksi Ukraina. Pejabat tinggi Kelompok G7 diharapkan bertemu sesegera mungkin pada Januari 2023.

Dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan setelah pertemuan virtual Senin, 12 Desember 2022, para pemimpin G7 mengatakan mereka akan bekerja dengan Ukraina, mitra internasional, dan organisasi keuangan internasional untuk mendirikan Platform Koordinasi Donor yang baru.

"Melalui platform ini, kami akan mengoordinasikan mekanisme yang ada untuk memberikan dukungan jangka pendek dan jangka panjang yang berkelanjutan. (Kami juga akan) mengoordinasikan pendanaan dan keahlian internasional lebih lanjut, dan mendorong agenda reformasi Ukraina serta pertumbuhan yang dipimpin sektor swasta," kata mereka.

Para pemimpin G7 mengatakan mereka akan membentuk sekretariat untuk platform tersebut. Setiap negara anggota akan menunjuk perwakilan senior pemerintah untuk mengawasi pembuatan platform dan upaya koordinasi.

"Kami dengan tegas mendukung upaya untuk mengamankan stabilitas keuangan langsung Ukraina dan pemulihan serta rekonstruksinya menuju masa depan yang berkelanjutan, sejahtera, dan demokratis, sejalan dengan jalur Eropanya," kata mereka dalam pernyataan tersebut.

Upaya tersebut akan dibangun di atas konferensi pemulihan yang diadakan di Berlin pada Oktober dan acara terpisah di London pada bulan Juni. Donor internasional akan bertemu lagi di Paris pada Selasa, 13 Desember 2022.

Para pemimpin G7 juga berjanji untuk membantu Ukraina memenuhi kebutuhan kesiapsiagaan musim dingin dan mendukung ketahanan sipil. Mereka mau terus menggalang dukungan internasional untuk kebutuhan pembiayaan mendesak Ukraina dalam jangka pendek.

Mereka mengatakan akan meminta para menteri keuangan G7 untuk segera bertemu guna membahas pendekatan bersama untuk dukungan anggaran terkoordinasi pada 2023, dengan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk memainkan peran sentral.

Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva mengatakan pada konferensi Reuters NEXT pada 1 Desember lalu bahwa sangat penting untuk memberikan bantuan "pemuatan awal" ke Ukraina menjelang bulan-bulan musim dingin yang keras. Musababnya serangan Rusia yang terus berlanjut terhadap infrastruktur Ukraina.

IMF telah menyediakan USD$ 2,7 miliar dalam pembiayaan darurat ke Ukraina. Baru-baru ini mereka menyepakati program pemantauan dewan dengan Ukraina yang akan membuka jalan bagi program pembiayaan yang lebih besar.

Presiden Bank Dunia David Malpass mengatakan pada konferensi yang sama bahwa Bank Dunia telah mengucurkan USD$18 miliar ke Ukraina, yang sebagian besar berasal dari Amerika Serikat dan Eropa.

Tetapi, menurut perkiraan IMF, Ukraina akan membutuhkan US$ 3 miliar hingga US$ 5 miliar per bulan dalam bantuan anggaran agar pemerintahannya tetap berjalan. Itu hingga US$ 1 miliar per bulan lebih dari yang diperkirakan pada Oktober.(Tempo)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel



Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com selain "" di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Iklan Bawah Artikel