-->

Laksanakan Ultimatum Kapolri, Polresta Jayapura Tangkap Bandar Judi Dadu di Waena

Laksanakan Ultimatum Kapolri, Polresta Jayapura Tangkap Bandar Judi Dadu di Waena.lelemuku.com.jpg


JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Guna melaksanakan ultimatum dari Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo agar menindak tegas segala bentuk kejahatan perjudian yang meresahkan masyarakat, polisi di wilayah Kota Jayapura, Provinsi Papua mulai mengencarkan upaya penertiban penyakit masyarakat tersebut.

Salah satunya dengan membekuk seorang pria berinisial S (33) yang diketahui sedang melakukan aksinya menjadi Bandar Judi jenis Dadu bertempat di belakang Bank BRI Waena, Distrik Heram pada Sabtu (20/8/2022) sore sekira Pukul 17.00 Wit.

Menurut rilis dari Humas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Jayapura Kota, penangkapan pelaku tersebut dipimpin langsung Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota AKP Handry M. Bawiling, S.Sos., M.M didampingi Wakasat Reskrim Iptu Heppy Saalampessy, S.H bersama Tim Resmob Numbay.

Saat dikonfirmasi via telepon selulernya pada Minggu (21/8/2022) siang, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si melalui Kasat Reskrim AKP Handry membenarkan penangkapan S tersebut.

AKP Handry menuturkan, S  harus mendekam di alik jeruji besi Mapolresta Jayapura Kota berdasarkan informasi terkait adanya kegiatan Judi jenis Dadu di lokasi kejadian.

"Tim langsung mengamankan pelaku bersama barang bukti, saat dilakukan pemeriksaan awal, S membenarkan bahwa dirinya ada di lokasi kejadian berprofesi sebagai Bandar Judi jenis Dadu, tim kemudian membawa S ke Mapolresta Jayapura Kota untuk dilakukan proses hukum," terangnya.

Lebih lanjut kata AKP Handry, Barang bukti yang diamankan yakni 3 (tiga) buah dadu, 1 (satu) buah batok kelapa, 1 (satu) buah kain spanduk bertuliskan angka 1-12 dan uang tunai sebesar 314 ribu rupiah.

Ia pun menambahkan, kepada masyarakat yang masih menemukan adanya aktifitas judi di Kota Jayapura agar segera melaporkannya ke pihak Kepolisian baik melalui Call Centre yang ada atau datang langsung ke Kantor Kepolisian.

"Selain itu bila melihat adanya oknum Kepolisian yang turut serta didalamnya agar melaporkan hal tersebut ke Aplikasi Dumas Presisi atau Call Centre Bid Propam Polda Papua," ajak Handry.

Ia menegaskan, hal ini sesuai dengan perintah Kapolri kepada seluruh jajaran kepolisian, termasuk di Kota Jayapura.

"Sesuai atensi Pimpinan tertinggi untuk meniadakan segala bentuk judi, Polresta Jayapura Kota bersama jajaran telah melaksanakannya untuk meniadakan segala perjudian di Kota Jayapura, hal tersebut terlihat dari laporan para Kapolsek jajaran yang telah melakukan pengecekan terhadap beberapa lokasi yang biasanya digunakan untuk transaksi perjudian namun tidak ada aktifitas tersebut ditemukan disana," pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sendiri pada Kamis (18/8/2022) mendesak seluruh jajarannya agar menindak tegas segala bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat. Termasuk aktivitas judi baik konvensional maupun judi online.

Ia mengingatkan kepada Kapolres hingga Kapolda maupun pejabat di Mabes Polri, bahwa dirinya tidak segan untuk mencopot jika mendapati adanya aktivitas judi di wilayahnya masing-masing.

“Saya sudah perintahkan yang namanya perjudian, saya ulangi yang namanya perjudian apapun bentuknya apakah itu darat, apakah itu online semua itu harus di tindak. Dan berbagai macam bentuk pelanggaran tindak pidana lainnya harus di tindak. Saya tidak memberikan toleransi kalau masih ada kedapatan, pejabatnya saya copot, saya tidak peduli apakah itu Kapolres, apakah itu Direktur,  apakah itu Kapolda saya copot. Demikian juga di Mabes tolong untuk diperhatikan akan saya copot juga," kata Sigit saat memberikan arahan kepada jajaran dari Pusdalsis Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Kapolri juga meminta kepada seluruh jajaran untuk memiliki komitmen yang selaras guna menjaga marwah dari institusi Polri untuk menjadi lebih baik dan meraih kembali kepercayaan publik kedepannya.

"Sekali lagi saya tanya kepada rekan-rekan, yang tidak sanggup angkat tangan. Baik, kalau tidak ada berarti kalian semua, rekan-rekan semua, masih cinta institusi dan saya minta kembalikan kepercayaan masyarakat kepada kita, kepada institusi, sesegera mungkin," tutup Sigit. (Albert Batlayeri)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel



Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com selain "" di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Iklan Bawah Artikel