Ignasius Jonan Transisi Energi dan Perlindungan Lingkungan di Pertemuan G20 - #Lelemuku | Kebanggaan Anak Negeri - Portal Berita yang Informatif dan Objektif

Ignasius Jonan Transisi Energi dan Perlindungan Lingkungan di Pertemuan G20

Ignasius Jonan Transisi Energi dan Perlindungan Lingkungan di Pertemuan G20TOKYO, LELEMUKU.COM - Menteri ESDM Ignasius Jonan bersama Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, hari ini, Sabtu (15/06/2019) memimpin delegasi Indonesia dalam pertemuan tingkat menteri negara-negara G20, membahas transisi energi yang selaras dengan perlindungan lingkungan di Kota Karuizawa, 150 kilometer utara Tokyo, Jepang.

Pada pertemuan di pagi hari itu hadir pula Dubes Indonesia untuk Jepang Arifin Tasrif beserta sejumlah pejabat pemerintah dan Direktur Utama BUMN sektor energi.

Dalam Ministerial Meeting tersebut disepakati Komitmen Energi G20 dalam Dokumen Lengkap Ministerial Communique, yang dibahas pada Energy Transitions Working Group (ETWG).

Dengan mengintegrasikan isu perubahan iklim, Jepang mengangkat tema utama transisi energi yang selaras dengan perlindungan lingkungan dan pertumbuhan ekonomi dalam "3E+S" yaitu Energy Security, Economic Efficiency and Environment (3E) & Safety (S).

Jepang juga memprioritaskan agenda Innovation dan advanced energy issues, yaitu Hidrogen, Carbon Capture Storage and Utilization (CCUS), Well-to-Wheel Analysis dan Nuklir serta Research & Development 20 (RD20).

Pada kesempatan kali ini, Indonesia berupaya melakukan berbagai upaya dan respon strategis, sehingga Sekretariat G20 Jepang mengakomodasi sejumlah isu dalam Third Draft Communique.

Beberapa poin itu diantaranya, memasukkan Sustainable Development Goals (SDGs)/Agenda 2030 sebagai referensi utama Komunike, dengan mengakui implementasi Transisi Energi yang beragam sesuai SDGs (SDG7).

Selanjutnya memasukkan biofuels sebagai salah satu Energy Innovations, serta bioenergy sebagai bagian dari Energi Terbarukan dan Transisi Energi di dunia pada beragam penggunaan terutama pembangkit listrik dan transportasi.

Termasuk memasukkan aspek affordability pada Energy Efficiency dan Power System, dan mengangkat Clean and Affordable Energy Access sebagai bagian tersendiri dengan menekankan pentingnya memahami situasi masing-masing negara dalam pengembangan CCUS, dan mendorong kolaborasi internasional dalam pengembangan Hidrogen yang relatif masih baru.

Selanjutnya memfokuskan Well-to-Wheel hanya untuk mengembangkan potensi efisiensi energi, dan tidak untuk standardisasi perhitungan emisi CO2 kendaraan bermotor di setiap negara.

Serta menyederhanakan pembahasan nuklir dan mengakomodasi kepentingan negara non-pemakai nuklir.

Selain mengikuti Ministerial Meeting, Menteri Jonan juga melakukan sejumlah pertemuan bilateral dengan beberapa negara, salah satunya dengan Jepang dengan agenda menyaksikan Penandatanganan Head of Agreement (HoA) INPEX untuk pengelolaan Blok Masela, sumber di perairan Maluku. (KESDM)
loading...
Bagi ke WA Bagi ke G+

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email: redaksi@lelemuku.com atau whatsapp : +6281343199624 / +6285254922161. Kiriman Berita/video/foto wajib disertai dengan biodata lengkap pengirim dan akan melalui proses moderasi.

Loading...
loading...