Donald Trump Deklarasikan Dirinya Bebas dari Dugaan Campur Tangan Russia di Pemilu 2016 - #Lelemuku | Kebanggaan Anak Negeri - Portal Berita yang Informatif dan Objektif

Donald Trump Deklarasikan Dirinya Bebas dari Dugaan Campur Tangan Russia di Pemilu 2016

Donald Trump Deklarasikan Dirinya Bebas dari Dugaan Campur Tangan Russia di Pemilu 2016WASHINGTON, LELEMUKU.COM - Meskipun laporan jaksa khusus setebal 448 halaman mengenai campur tangan Rusia dalam kampanye pemilu 2016 tidak sepenuhnya membebaskan Presiden Donald Trump, tapi Trump menganggapnya demikian.

"Hari yang menyenangkan bagi saya," kata Trump di Ruang Timur Gedung Putih ketika laporan itu dirilis. "Laporan itu menyebut tidak ada kolusi, tidak menghalang-halangi keadilan."

Penyelidikan Jaksa Khusus Robert Mueller selama 22 bulan, meskipun tidak menyimpulkan Trump melakukan kejahatan apa pun, juga tidak secara spesifik menyatakan membebaskannya.

Selama acara Kamis (18/04/2019) pagi dengan veteran militer yang cedera, ketika buletin melintas di layar televisi merinci temuan yang terkandung dalam versi ringkas laporan itu Trump mengatakan, "Ini seharusnya tidak pernah terjadi lagi pada presiden lain, ini kebohongan."

Pengacara presiden, Rudy Giuliani, Jay Sekulow, Jane Raskin dan Martin Raskin, dalam sebuah pernyataan mengatakan, "Hasil penyelidikan ini adalah kemenangan total bagi Presiden jelas tidak ada kesalahan kriminal."

Pengacaranya juga menyebut laporan jaksa khusus itu menunjukkan Trump bertindak benar ketika ia memecat James Comey dari jabatannya sebagai direktur FBI.

Laporan Mueller mengatakan jaksa khusus itu menemukan "bukti substansial" bahwa Trump memecat Comey karena "keengganan direktur FBI itu secara terbuka menyatakan bahwa presiden tidak sedang diselidiki" dan penyelidikan itu menetapkan Kongres bisa membuat keputusan apakah Trump menghalang-halangi keadilan.

Presiden tidak diinterogasi oleh para penyelidik. Sebaliknya, ia menjawab pertanyaan tertulis, yang oleh kantor jaksa khusus dianggap "tidak memadai." Tetapi laporan itu mengatakan jaksa khusus itu tidak melakukan wawancara dengan Trump yang dibatasi pada topik-topik tertentu karena akan menyebabkan "penundaan substansial."

Kellyanne Conway, penasihat presiden, menyebut penyelidikan panjang dan intensif jaksa khusus itu "ujian proktologi politik."

Berbicara kepada wartawan di luar bagian barat Gedung Putih, Kamis pagi, ia memperkirakan setelah laporan Mueller arah penyelidikan mungkin akan berubah dari yang sebelumnya diinginkan para penentang presiden.

"Mari selidiki para penyelidik," kata Conway. (VOA)
loading...
Bagi ke WA Bagi ke G+

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email: redaksi@lelemuku.com atau whatsapp : +621343199624. Kiriman Berita/video/foto wajib disertai dengan biodata lengkap pengirim dan akan melalui proses moderasi.

Redaksi : redaksi@lelemuku.com
Iklan : iklan@lelemuku.com
Loading...
loading...