-->

Informasi Terkini dan Berita Terbaru dari Kabupaten Nabire

Informasi dan Berita Terbaru dari Kabupaten Nabire
Nabire adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Papua. Ibukota Kabupaten ini terletak di Kota Nabire dan memiliki 14 Distrik yaitu : Distrik Makimi, Distrik Nabire, Distrik Napan, Distrik siriwo, Distrik Tekuk Kimi, Distrik Teluk Umar, Distrik Uwapa, Distrik Wanggar, Distrik Yaur, Distrik Yaro, Distrik Nabire Barat, Distrik Wapoga, Distrik Wadio-Jayanti dan Distrik Nabarua.

terletak di Pesisir Teluk Cenderawasih (cenderawasih bay) yang merupakan salah satu Taman Laut Nasional terbesar  di Indonesia, terdiri dari daratan dan pesisir pantai ( 0,9%), daratan pulau-pulau (3,8%), terumbu karang (5,5%) dan perairan lautan (89,8%). Taman Nasional Teluk Cenderawasih  meliputi pulau Mioswaar, Nusrowi, Roon, Rumberpon dan Yoop, Moor-Mambor (termasuk sedikit wilayah Papua Barat), berada pada koordinat 2°30´LU 134°38´BT dengan luas 14,535 km² yang didirikan tahun 2002 dan dikelolah Kementrian Kehutanan.

Taman Nasional Teluk Cenderawasih merupakan perwakilan ekosistem terumbu karang, pantai, mangrove dan hutan tropika daratan pulau di Papua. keanekaragaman hayati laut ini adalah potensi karang yang tercatat 150 jenis dari 15 famili dan tersebar ditepian 18 pulau besar dan kecil. Persentase penutupan karang hidup bervariasi antara 30,40 % sampai dengan 65,64 %. Umumnya ekosistem terumbu karang terbagi menjadi dua zona yaitu zona rataan terumbu (reef flat)  dan zona lereng terumbu (reef Slope). Jenis-jenis karang yang dapat dilihat antara lain koloni karang biru (Heliopora coerulea), karang hitam (Anthipates sp), famili Faviidae dan Pectinidae, serta berbagai jenis karang lunak.

Taman Nasional Teluk Cenderawasih terkenal kaya akan jenis ikan, tercatat ± 209 jenis ikan penghuni kawasan ini diantaranya butter flyfish, angelfish, damselfish, parrotfish rabbitfish dan anemofish. Jenis moluska antara lain keong cowries (Cypraea spp), keong strombidae (Lambis spp), keong kerucut (Conus spp), triton terompet (Charonia tritonis), dan kima raksasa (Tridagne gigas). Terdapat empat jenis penyu yang sering mendarat di taman nasional ini yaitu penyu sisik (Eretmochelys imbricata), Penyu hijau (Chelonia mydas), penyu lekang (Lepidochelys olivaceae), dan penyu belimbing (Dermochelys coriacea). Duyung (Dugong dugon), paus biru (Balaenoptera musculus), ikan hiu paus (Whale shark), ketam hitam (Birgus latro), lumba-lumba dan hiu sering terlihat diperairan TN Cenderawasih.

Terdapat goa alam yang merupakan peninggalan zaman purba, sumber air panas yang mengandung belerang tanpa kadar garam di pulau Misowaar, goa dalam air dengan kedalaman 100 feet di tanjung mangguar. Sejumlah peninggalan dari abad 18 masih bisa di jumpai pada beberapa tempat seperti di Wendesi, Wasior dan Yomber. Umat kristiani banyak berkunjung ke desa yende di Pulau Roon hanya untuk melihat kitab suci terbitan tahun 1898.

Kunjungan khusus di TN Teluk Cenderawasih adalah menuju kampung Kwatisore di Nabire untuk melihat dan bertemu secara langsung dengan beberapa Ikan Hiu Paus (whale shark) yang rutin mengunjungi daerah pesisir kampung ini hampir setiap hari pada pagi dan menjelang sore hari. Destinasi menyelam bersama Hiu Paus adalah salah satu obyek dan daya tarik wisata yang sangat terkenal.

Perjalanan ke Nabire dapat dilakukan dengan menggunakan Kapal Laut (Pelni) atau dengan menggunakan pesawat terbang jenis ATR maupun Twin Otter dan cesna dari Jayapura (sentani) PP dan dari beberapa disekitar Kabupaten Nabire (Paniai,Deiyai dan Biak Numfor).


Berikut adalah artikel dari berita dan informasi terbaru dari Kabupaten Nabire :