-->

Nikki Haley Ingatkan Kemungkinan Terjadi Perang Dunia III jika Ukraina Kalah


WASHINGTON, LELEMUKU.COM - Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Nikki Haley memperingatkan membiarkan Ukraina kalah dari Rusia di medan pertempuran bisa mengarah ke perang dunia III. Baginya, mempersenjatai Ukraina sama dengan mengirim pesan kepada rival-rival Amerika Serikat untuk mencegah perang.

“Ketika Ukraina menang, maka itu sama dengan mengirim pesan ke Cina terkait permasalahan Taiwan, sama dengan mengirim pesan ke Iran yang ingin membuat sebuah bom, sama dengan mengirim pesan ke Korea Utara yang melakukan uji coba rudal balistik dan mengirimkan pesan ke Rusia kalau semua ini sudah berakhir,” kata Haley.

Menurutnya, kemenangan Ukraina telah menjadi kepentingan Amerika Serikat dan kepentingan keamanan nasional Amerika. Dengan begitu, Washington disarankan untuk menuntaskan hal ini.

“Perang bisa berakhir dalam tempo sehari jika Rusia mau menarik diri. Namun jika Ukraina yang menarik diri, maka kita semua melihat perang dunia. Untuk mencegah hal itu, Kyev membutuhkan senjata – senjata yang cukup banyak. Sebuah kemenangan bagi Ukraina adalah kemenangan bagi kita semua karena tirani memberitahu kita apa yang mereka lakukan. Rusia mengatakan Polandia dan Baltik adalah selanjutnya. Jika itu terjadi, maka kita menuju ke sebuah perang dunia,” kata Haley.     

Sudah ada sejumlah laporan mengenai kemungkinan invasi Rusia ke Polandia atau negara-negara Baltik, namun sebagian besar para pakar di Amerika Serikat meyakini hal ini tidak mungkin terjadi. Menyerang salah satu negara tersebut akan memicu pasal 5 klausul bersama pertahanan NATO, yang mengubah konflik sebagai sebuah perang proxy antara Moskow dan NATO ke sebuah perang secara langsung antara kekuatan nuklir.

Haley mencemooh gagasan agar tetap netral dalam perang Ukraina. Dia berkeras perang Ukraina adalah sebuah perang tentang kebebasan dan salah satu perang yang harus dimenangkan oleh Amerika Serikat.

Halye pernah menjabat sebagai Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump. Halye dikenal sebagai sosok yang tidak menyembunyikan sikap intervensionisnya, bahkan pernah secara tak terduga mengumumkan menjatuhkan sanksi ke Rusia, yang kemudian dicabut oleh Gedung Putih.

Haley telah mendesak pemerintahan Presiden Amerika Serikat Joe Biden agar memberikan jet tempur F-16 seperti yang diminta Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky beberapa bulan lalu dan menjatuhkan lebih banyak sanksi. Haley berkeras sikap Amerika Serikat saat ini masih terlalu lunak ke Moskow.(Tempo)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel



Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com selain "" di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Iklan Bawah Artikel