-->

Junta Militer Minta Pemerintah India Kembalikan 8 Polisi Myanmar yang Kabur

Junta Militer Minta Pemerintah India Kembalikan 8 Polisi Myanmar yang Kabur.lelemuku.com.jpg

NAYPYIDAW, LELEMUKU.COM - Junta militer telah meminta India untuk mengembalikan beberapa polisi Myanmar yang telah mencari perlindungan karena menolak perintah atasan menembak demonstran, kata seorang pejabat di timur laut India pada Sabtu.

Sekitar 30 polisi Myanmar dan anggota keluarga mereka melintasi perbatasan India untuk mencari perlindungan, ketika penindasan junta terhadap pengunjuk rasa antikudeta semakin keras, dengan puluhan orang terbunuh sejak kudeta 1 Februari.

Dikutip dari Reuters, 6 Maret 2021, pejabat tinggi di Champhai, sebuah distrik di negara bagian Mizoram, India, mengatakan dia telah menerima surat dari pejabat di distrik Falam Myanmar yang meminta pemulangan delapan polisi Myanmar "untuk menjaga hubungan persahabatan".

Wakil Komisaris Maria C.T. Zuali mengatakan pada Sabtu bahwa dia menunggu arahan dari Kementerian Dalam Negeri India di New Delhi terkait permintaan tersebut.

Aparat keamanan semakin keras menindak para demonstran Myanmar yang menolak kudeta militer. Utusan Khusus PBB di Myanmar, Christine Schraner Burgener, mengatakan 38 orang tewas pada Rabu setelah aparat menembaki massa yang berunjuk rasa damai, NHK melaporkan. Burgener mengatakan sedikitnya sudah 50 orang yang terbunuh sejak protes kudeta militer 1 Februari.

Banyak cerita yang beredar di media sosial tentang aparat polisi Myanmar bergabung bersama pengunjuk rasa penentang kudeta, tetapi kaburnya petugas polisi Myanmar ke negara tetangga adalah kasus pertama yang dilaporkan.

Baca juga: Menolak Perintah Atasan Tembak Demonstran, 19 Polisi Myanmar Kabur ke India

Dalam surat yang diterima pejabat India, pihak berwenang Myanmar mengatakan mereka memiliki informasi tentang delapan personel polisi yang telah menyeberang ke India. Surat tersebut mencantumkan rincian empat polisi, berusia antara 22 dan 25 tahun, termasuk seorang petugas perempuan.

"Untuk menjalin hubungan persahabatan antara kedua negara tetangga, Anda dengan hormat diminta untuk menahan 8 personel polisi Myanmar yang telah tiba di wilayah India dan menyerahkannya ke Myanmar," kata surat itu.

Kementerian dalam negeri federal dan kementerian luar negeri India belum menanggapi permintaan pemulangan delapan polisi Myanmar dari junta militer. (Tempo)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel