Elisabeth Werembinan Ungkap Alasan Penataan Pasar Lama Olilit ke Lokasi Baru - #Lelemuku | Lelemuku.com - Kebanggaan Anak Negeri | Portal Berita yang Informatif dan Objektif

Elisabeth Werembinan Ungkap Alasan Penataan Pasar Lama Olilit ke Lokasi Baru


SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku akan memindahkan para pedagang di pasar Lama Olilit ke  bangunan pasar baru milik  Pemkab dan pihak swasta, Robert Tampun. 

“Tujuan penataan pasar Saumlaki agar lebih baik, bagus dan indah. Itu penting bagi penjual dan pembeli, siapa saja yang datang bisa menikmati areal pasar dengan nyaman. Kami menekankan suasana pasar yang bagus, tidak terlihat kumuh,” Kata Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan dan Tenaga Kerja Tanimbar, Elisabert Werembinan, SE., MT kepada Lelemuku.com pada Jumat (10/07/2020). 

Ia menjelaskan kedua bangunan milik pemkab dengan kapasitas 40 kios dan 70 meja pedagang sayur di bangunan yang tingkat dan bangunan satunya dengan kapasitas 24 kios terdiri dari empat sisi. Kemudian diantara dua bangunan itu akan dibuat taman rekreasi dan tempat olahraga. 

Selanjutnya yang berlokasi di kompleks Tanimbar Raya milik Pengusaha Roberth Tambun dipilih pemkab karena lokasi itu merupakan kesatuan dengan areal pasar Olilit. Pasar yang dibangun pemkab pun daya tampungnya masih terbatas, sehingga pihaknya berniat menggandeng bangunan milik pengusahan Tambun itu. Kedepannya pihaknya berencana memisahkan para pedagang sesuai dengan jenis klaster dagangan, seperti sembako, pakaian dan daging. 

Elisabeth mengaku untuk sementara pihaknya tidak menarik pajak  apapun kepada pedagang di lokasi pasar lama olilit karena sebagian besar bangunan pasar merupakan bangunan darurat. Tetapi hal itu akan diberlakukan di lokasi bangunan yang baru milik pemda. Sedangkan untuk bangunan milik pengusaha Tambun, pemda hanya berlakukan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Kalau yang Robeth Tambun istilahnya dia bangun sendiri, dia punya usaha fasilitas, kami tidak bisa tarik retribusi, tetapi bisa pajak PBB tiap tahun karena arealnya cukup besar dan mungkin untuk pajak reklame. Rencananya bupati Fatlolon ingin resmikan di tanggal 17 Agustus 2020 ini,” akunya. (Laura Sobuber)
loading...
Bagi ke WA Bagi ke G+

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email: redaksi@lelemuku.com atau whatsapp : +6281343199624 / +6285254922161. Kiriman Berita/video/foto wajib disertai dengan biodata lengkap pengirim dan akan melalui proses moderasi.

Loading...
loading...