Masjid Negara IKN Mulai Beroperasi Fungsional, Usung Desain Futuristik dan Simbol Toleransi
NUSANTARA, LELEMUKU.COM – Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai masjid nasional baru yang dibangun oleh Kementerian PUPR di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, kini telah mulai beroperasi secara fungsional. Rumah ibadah megah berkonsep green building ini sudah digunakan secara aktif sejak Ramadan 1447 H atau Maret 2026 lalu untuk memfasilitasi ibadah fardu, salat tarawih, hingga pelaksanaan Salat Id.
Masjid Negara IKN menampilkan detail profil dan arsitektur yang unik serta futuristik. Salah satu ciri utamanya adalah desain kubah yang mendobrak pakem tradisional setengah bola, di mana atapnya mengadopsi lekuk organik berbentuk lipatan melingkar yang menyerupai sorban tergulung sebagai simbol religius sekaligus identitas budaya modern. Selain itu, bangunan utama masjid dirancang dikelilingi oleh embung atau kolam retensi buatan, sehingga memberikan efek visual menawan seolah-olah masjid sedang mengambang di atas air sembari berfungsi mengelola lingkungan sekitar kawasan.
Kompleks ini juga dilengkapi dengan Menara Asmaul Husna, sebuah menara spiral setinggi 99 meter yang merepresentasikan nama-nama baik Allah dan dilengkapi dengan gardu pandang untuk melihat lanskap kota IKN. Sebagai bangunan ramah lingkungan, masjid ini menggunakan material minim emisi, sistem ventilasi alami yang memanfaatkan angin dari hutan sekitar, serta sistem water recycling untuk mengolah kembali air bekas wudhu menjadi air penyiram taman.
Dari segi kapasitas jemaah dan tata ruang, pada tahap pengembangan akhir kompleks masjid ini dirancang mampu menampung total hingga 60.000 sampai 61.000 jemaah. Sementara untuk area fungsional utama yang digunakan saat ini dapat menampung sekitar 29.000 jemaah. Struktur bangunannya terdiri dari beberapa lantai interkoneksi, termasuk lantai semi-basement untuk area parkir luas, lantai wudhu, area salat utama di lantai atas, gedung komersial atau Plaza Ramadan, serta area penunjang lainnya yang sudah dilengkapi fasilitas ramah disabilitas seperti lift dan ramp khusus.
Hal yang paling menarik dari tata ruang KIPP IKN adalah penempatan Masjid Negara yang dibangun berdampingan dalam satu kompleks dengan rumah ibadah umat agama lain. Tepat di dekat kawasan ini, pemerintah sedang menyelesaikan pembangunan keagamaan lainnya seperti Basilika Nusantara (Gereja Katolik), Gereja Protestan, Pura Hindu, Vihara Buddha, dan Kelenteng. Konsep penempatan yang saling berdampingan ini dirancang secara matang untuk menjadi simbol kuat bagi moderasi beragama, persatuan, serta inklusivitas di jantung ibu kota baru Indonesia. (Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
