Curacao Ukir Sejarah Dunia di Piala Dunia 2026 sebagai Negara Terkecil yang Lolos
WILLEMSTAD, LELEMUKU.COM – Tim nasional sepak bola Curacao resmi mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola dunia setelah berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia FIFA 2026 yang akan digelar di Amerika Utara. Pada November 2025, negara kepulauan kecil di kawasan Karibia ini mengunci tiket bersejarah tersebut lewat hasil imbang tanpa gol melawan Jamaika, sekaligus menjadi negara terkecil berdasarkan jumlah penduduk maupun luas wilayah yang pernah tampil di Piala Dunia sepanjang sejarah.
Pencapaian luar biasa ini diraih setelah Curacao menjalani babak kualifikasi zona CONCACAF dengan penampilan yang sangat impresif. Dari sepuluh pertandingan kualifikasi, tim yang dikendalikan oleh Federashon Futbol Korsou ini berhasil meraih tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang tanpa sekalipun kalah, dengan catatan 28 gol dan hanya kebobolan lima kali, sebelum akhirnya keluar sebagai juara grup kualifikasi mereka.
Curacao juga mencetak rekor unik lainnya, yakni menjadi tim non-berdaulat pertama dari benua Amerika yang lolos ke Piala Dunia FIFA. Secara keseluruhan, mereka menjadi tim ketujuh dengan status serupa yang pernah tampil di turnamen terbesar dunia itu, menyusul Inggris, Wales, Skotlandia, Irlandia Utara, Belanda, dan Hindia Belanda yang tampil pada edisi 1938.
Perjalanan sepak bola Curacao sebagai entitas mandiri dimulai sejak pembubaran Antilles Belanda pada 10 Oktober 2010. Tim ini kemudian tampil perdana sebagai Curacao pada 20 Agustus 2011 melawan Republik Dominika. FIFA dan CONCACAF mengakui Curacao sebagai penerus resmi tim Antilles Belanda, termasuk seluruh catatan sejarah dan ranking FIFA yang menyertainya.
Di level regional, Curacao pernah meraih gelar juara Caribbean Cup pada 2017 setelah mengalahkan Jamaika 2-1 di partai final. Pencapaian itu sekaligus membuka jalan bagi mereka menuju debut di CONCACAF Gold Cup 2017. Pada edisi Gold Cup 2019, Curacao tampil lebih jauh dengan menembus babak perempat final setelah Leandro Bacuna mencetak gol tunggal kemenangan atas Honduras dan Jurien Gaari memastikan lolosnya tim dari fase grup lewat gol di menit-menit akhir laga melawan Jamaika.
Menjelang Piala Dunia 2026, tim sempat diwarnai drama di bangku kepelatihan. Pelatih berpengalaman asal Belanda, Dick Advocaat, mengundurkan diri pada Februari 2026 karena kondisi kesehatan putrinya. Ia digantikan sementara oleh Fred Rutten, namun perpindahan tersebut tidak berjalan mulus akibat adanya perbedaan pandangan antara pemain dan pelatih baru, serta tekanan dari sponsor utama tim, maskapai penerbangan Belanda Corendon. Pada 11 Mei 2026, Advocaat kembali mengambil alih kursi kepelatihan setelah kondisi kesehatan putrinya membaik. Dengan kembalinya Advocaat, ia akan menjadi pelatih tertua dalam sejarah yang menangani sebuah tim di Piala Dunia.
Daftar Lengkap Anggota Skuat Curacao
Untuk mengarungi debut bersejarah mereka di Piala Dunia 2026, pelatih Dick Advocaat memanggil 26 pemain terbaiknya. Di posisi penjaga gawang, pilihan utama jatuh kepada Eloy Room dari Miami FC yang bersama kapten Leandro Bacuna menjadi pemain dengan penampilan terbanyak dalam sejarah Curacao dengan 71 caps. Ia didampingi Trevor Doornbusch dari VVV-Venlo dan Tyrick Bodak dari Telstar.
Lini pertahanan diperkuat oleh Jurien Gaari dari Abha dengan 59 caps, Shurandy Sambo dari Sparta Rotterdam, Roshon van Eijma dari RKC Waalwijk, Sherel Floranus dari PEC Zwolle, Armando Obispo dari PSV, Joshua Brenet dari Kayserispor, Riechedly Bazoer dari Konyaspor, serta Deveron Fonville dari NEC.
Sektor lini tengah dikomandoi kapten Leandro Bacuna dari Igdir yang juga menjadi pencetak gol terbanyak kedua sepanjang sejarah Curacao dengan 16 gol. Ia ditemani Juninho Bacuna dari Volendam dengan 14 gol internasional, Livano Comenencia dari FC Zurich, Godfried Roemeratoe dari RKC Waalwijk, Tyrese Noslin dan Tyrick Bodak dari Telstar, Arjany Martha dari Rotherham United, serta Kevin Felida dari Den Bosch.
Pada lini serang, Curacao mengandalkan Gervane Kastaneer dari Terengganu sebagai salah satu penyerang paling produktif dengan sembilan gol internasional, bersama Kenji Gorre dari Maccabi Haifa, Jearl Margaritha dari Beveren, Brandley Kuwas dari Volendam, Tahith Chong dari Sheffield United, Jurgen Locadia dari Miami FC, Jeremy Antonisse dari Kifisia, serta Sontje Hansen dari Middlesbrough.
Di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026, Curacao tergabung dalam Grup E bersama tiga lawan yang jauh lebih berpengalaman, yakni Jerman, Ekuador, dan Pantai Gading. Debut bersejarah mereka di panggung tertinggi sepak bola dunia dijadwalkan dimulai dengan menghadapi Jerman di Houston, Texas pada 14 Juni, dilanjutkan laga kedua melawan Ekuador di Kansas City, Missouri pada 20 Juni, dan diakhiri dengan pertandingan melawan Pantai Gading di Philadelphia, Pennsylvania pada 25 Juni. (Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
