Tiga Suspek Hantavirus Dievakuasi dari Kapal Pesiar ke Belanda
AMSTERDAM, LELEMUKU.COM – Tiga orang pasien suspek infeksi virus hantavirus tipe Andes yang berada di atas kapal pesiar MV Hondius segera dievakuasi ke Belanda untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut, Kamis (7/5/2026). Evakuasi dilakukan melalui koordinasi antara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), operator kapal, serta otoritas nasional dari Tanjung Verde, Inggris, Spanyol, dan Belanda.
Ketiga pasien tersebut merupakan bagian dari delapan kasus yang dilaporkan terjadi di atas kapal yang berlayar dari Ushuaia, Argentina, sejak 1 April 2026. Sebelumnya, tiga orang dikonfirmasi meninggal dunia akibat infeksi virus yang sama. WHO menyatakan bahwa jenis virus yang mewabah adalah virus Andes, satu-satunya hantavirus yang diketahui dapat menular antarmanusia melalui kontak erat atau paparan cairan tubuh.
Saat ini, kapal MV Hondius tengah berlabuh di lepas pantai Tanjung Verde. Otoritas setempat bersama tim kesehatan internasional terus memantau kondisi para awak dan penumpang yang masih berada di kapal. WHO juga bekerja sama dengan operator kapal untuk memastikan pemantauan kesehatan berjalan ketat, termasuk bagi para penumpang yang telah turun di pelabuhan sebelumnya.
"Pemantauan dan tindak lanjut terhadap penumpang di atas kapal maupun yang telah turun telah dimulai melalui kolaborasi dengan operator kapal dan otoritas kesehatan nasional," demikian pernyataan resmi WHO. Organisasi kesehatan dunia itu mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam upaya evakuasi dan pengendalian wabah.
Meski jumlah kasus bertambah, WHO menegaskan bahwa pada tahap ini risiko kesehatan masyarakat secara keseluruhan masih tergolong rendah. Otoritas kesehatan di Belanda dan negara-negara terkait akan terus melakukan pelacakan kontak internasional guna mencegah potensi penyebaran lebih luas. (Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri