Aliansi Korkom HIPMA Gowa Desak Evaluasi Total Kinerja Pemkab Gowa

Aliansi Korkom HIPMA Gowa Desak Evaluasi Total Kinerja Pemkab Gowa

GOWA, LELEMUKU.COM – Gelombang kritik terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Gowa menguat. Aliansi Korkom HIPMA Gowa turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemkab Gowa, mendesak evaluasi total serta pencopotan pejabat yang dinilai bermasalah, pada Kamis (30/4/2026) .

Massa aksi yang didominasi mahasiswa memadati kawasan kantor pemerintahan sambil membawa spanduk dan menyampaikan orasi secara bergantian. Mereka menilai tata kelola pemerintahan daerah belum berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberpihakan kepada masyarakat .

Jenderal Lapangan aksi, Riswandi, dalam orasinya menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak bisa terus dibiarkan tanpa pembenahan menyeluruh. "Evaluasi harus dilakukan secara total. Pemerintah tidak boleh menutup mata terhadap berbagai persoalan yang terjadi di internalnya," tegasnya .

Dalam aksinya, mahasiswa juga menyoroti sejumlah dinas strategis yang dinilai memiliki persoalan, mulai dari dugaan lemahnya integritas laporan, pengelolaan lingkungan yang belum optimal, hingga kebijakan yang dianggap tidak berpihak kepada masyarakat kecil. Selain itu, massa turut menyinggung dugaan praktik penyimpangan di beberapa sektor yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pimpinan daerah .

Mereka mendesak Bupati dan Wakil Bupati Gowa untuk segera mengambil langkah konkret, termasuk membentuk tim evaluasi independen lintas sektor guna memastikan proses pembenahan berjalan objektif dan transparan. Aliansi Korkom HIPMA Gowa juga meminta evaluasi terhadap sejumlah instansi, di antaranya Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, Dinas Perkimtan, serta BAZNAS Kabupaten Gowa .

Tak hanya itu, massa menyoroti kebutuhan fasilitas publik, termasuk pengadaan armada pemadam kebakaran sebagai bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam menjamin keselamatan masyarakat. Dalam tuntutannya, mereka meminta pencopotan pejabat yang terbukti bermasalah, transparansi penggunaan anggaran daerah, penghentian kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat, serta peningkatan pelayanan publik .

Aksi tersebut disebut sebagai bentuk kontrol sosial mahasiswa terhadap jalannya pemerintahan. Massa bahkan menegaskan akan kembali menggelar aksi lanjutan dengan jumlah lebih besar jika tuntutan mereka tidak direspons. "Kalau tidak ada langkah nyata, kami akan kembali dengan kekuatan yang lebih besar," tegas Riswandi .

Sebelumnya, massa dari Korkom HIPMA Gowa juga menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Gowa pada hari yang sama, Kamis (30/4/2026) sore . Dalam aksi tersebut, koordinator lapangan Riswan mempertanyakan ketidakhadiran 45 anggota DPRD Gowa. "Mengapa cuma sekwan, mana anggota dewan. Ada 45 anggota dewan disini pak, tak satupun hadir menjumpai kami, sebagai wakil rakyat anggota dewan yang harusnya menerima aspirasi kami," tuntut Riswan di hadapan Sekretaris Dewan DPRD Gowa, A Idil Hafid .

Sekwan DPRD Gowa, A Idil Hafid, menjelaskan bahwa seluruh anggota dewan sedang bertugas di luar kota. "Jadi 45 anggota dewan tidak masuk kantor hari ini. Sekitar 15 orang Pansus ke Kemendagri terkait Bupati Gowa, 15 orang Pansus ke Kementerian Ketenagakerjaan, dan 15 lagi pansus ke Bali terkait pengelolaan air limbah. Keberangkatan mereka mulai hari Selasa kemarin," ungkap Idil Hafid . Idil berjanji akan menyampaikan tuntutan demonstran kepada pimpinan DPRD Gowa .

Aksi unjuk rasa tersebut berlangsung dalam pengamanan personel gabungan Polres Gowa dan Polsek Somba Opu yang mengedepankan sikap humanis tanpa arogansi . (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya