Wakapolri Resmikan 17 Jembatan Perintis di Sulawesi Tenggara, Perkuat Akses dan Konektivitas Desa

Wakapolri Resmikan 17 Jembatan Perintis di Sulawesi Tenggara, Perkuat Akses dan Konektivitas Desa

KOLAKA, LELEMUKU.COM – Wakapolri Dedi Prasetyo meresmikan 17 jembatan perintis di wilayah Polda Sulawesi Tenggara, termasuk dua jembatan utama bernama “Dhira Brata” yang berlokasi di Desa Sabilambo, Kabupaten Kolaka dan Desa Silui, Kecamatan Ueesi, Kabupaten Kolaka Timur, Selasa (21/4/2026).

Peresmian ini merupakan bagian dari implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto dalam pembangunan infrastruktur dasar guna membuka akses wilayah, mempercepat konektivitas, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan jembatan perintis tersebut menjadi wujud kehadiran negara melalui Polri dalam mendukung percepatan pembangunan, khususnya di daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses transportasi maupun tingkat kerawanan tertentu.

Sebanyak 17 jembatan yang diresmikan diproyeksikan melayani lebih dari 1.200 kepala keluarga atau ribuan jiwa, serta menghubungkan lebih dari sembilan desa di wilayah Kolaka dan Kolaka Timur.

“Pembangunan ini adalah wujud nyata kehadiran negara melalui Polri di tengah masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa akses masyarakat tidak lagi terhambat, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah,” ujar Dedi Prasetyo.

Jembatan Dhira Brata 1 yang berada di Desa Sabilambo memiliki tipe gantung asimetris dengan panjang bentang utama 30 meter dan lebar 1,2 meter, serta mampu menahan beban hingga 1,5 ton. Jembatan ini diperuntukkan bagi pejalan kaki, sepeda, dan sepeda motor.

Sementara itu, Jembatan Dhira Brata 2 di Desa Silui memiliki panjang 30 meter dengan lebar 3 meter dan tinggi tiga meter dari permukaan air. Jembatan ini menghubungkan Desa Silui dengan Desa Konawendepiha serta delapan desa lainnya yang mencakup sekitar 1.100 kepala keluarga.

Selain dua jembatan utama tersebut, pembangunan dan perbaikan jembatan juga dilakukan di 15 titik lainnya yang tersebar di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Konawe Selatan, Buton Utara, Bombana, Muna, Konawe, Buton Tengah, hingga Buton.

Seluruh pembangunan dilakukan melalui kolaborasi antara Polri dan masyarakat dengan semangat gotong royong, serta dukungan tenaga profesional di bidang konstruksi untuk memastikan keamanan dan keberlanjutan infrastruktur.

Wakapolri menegaskan bahwa pembangunan jembatan perintis ini sejalan dengan karakter geografis Indonesia yang membutuhkan infrastruktur tangguh dan adaptif.

“Presiden Prabowo menekankan bahwa Indonesia memiliki karakter geografis yang penuh potensi sekaligus risiko bencana. Oleh karena itu, kita harus membangun infrastruktur yang tangguh dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah,” tegasnya.

Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung pembangunan nasional yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus membuka akses ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah Sulawesi Tenggara. (joe)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya