Polda Kepri Periksa Pihak Bank Terkait Dugaan Pembobolan Rekening Rp4,3 Miliar di Batam
BATAM, LELEMUKU.COM – Kasus dugaan pembobolan rekening nasabah senilai Rp4,3 miliar masih terus diselidiki oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Kepulauan Riau. Terbaru, penyidik melakukan pemeriksaan terhadap pihak bank guna menelusuri alur transaksi serta kemungkinan celah sistem yang dimanfaatkan pelaku.
Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kepri Arif Mahari menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap perwakilan CIMB Niaga telah dilakukan pada Selasa, 7 April 2026. Dua orang dari pihak bank hadir dan menjalani pemeriksaan sejak pagi hari.
“Untuk pihak bank sudah datang. Pemeriksaan masih berjalan dari pagi,” ujar Arif.
Ia menegaskan bahwa hasil pemeriksaan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan. Namun, materi pemeriksaan belum dapat disampaikan secara rinci karena proses masih berlangsung.
Kasus ini sebelumnya mencuat setelah sebuah perusahaan di Batam melaporkan kehilangan dana sebesar Rp4,38 miliar dari rekening mereka. Hingga saat ini, sekitar Rp900 juta telah berhasil kembali, sedangkan sekitar Rp3,4 miliar lainnya masih belum diketahui keberadaannya.
Direktur perusahaan korban mengungkapkan bahwa dana yang kembali bukan berasal dari penggantian pihak bank, melainkan dana yang sempat tertahan di rekening sebelum ditarik oleh pelaku. Ia juga menyoroti adanya transaksi mencurigakan yang terjadi di luar jam operasional, di mana dana dalam bentuk dolar tiba-tiba dikonversi menjadi rupiah tanpa persetujuan, lalu ditransfer ke sejumlah rekening berbeda.
Korban mengaku sempat mengikuti arahan dari call center resmi bank saat kejadian berlangsung. Namun demikian, sistem keamanan dinilai masih memiliki celah yang memungkinkan terjadinya transaksi mencurigakan.
Akibat peristiwa tersebut, operasional perusahaan turut terdampak. Korban terpaksa mencari dana talangan untuk memenuhi berbagai kewajiban, termasuk pembayaran gaji karyawan serta kewajiban pajak.
Penyidik masih menelusuri aliran dana yang diduga tersebar ke sejumlah rekening di berbagai bank. Tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut. Polda Kepri memastikan proses penyidikan akan terus dilakukan secara profesional guna mengungkap secara menyeluruh dugaan tindak pidana tersebut. (joe)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
