Komnas HAM Sebut Tewasnya 15 Warga di Puncak Papua Jadi Tragedi Terparah 2026
NABIRE, LELEMUKU.COM – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menetapkan peristiwa tewasnya 15 warga sipil di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sebagai tragedi kemanusiaan paling berat sepanjang tahun 2026.
Belasan warga sipil tersebut, termasuk di antaranya perempuan dan anak-anak, dilaporkan meninggal dunia dalam rangkaian operasi yang terjadi di Kampung Kembru pada Selasa (14/4/2026). Selain korban jiwa, tujuh warga lainnya dikabarkan mengalami luka serius akibat konflik bersenjata di wilayah tersebut.
Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Saurlin Siagian menyatakan bahwa dampak dari peristiwa ini sangat besar bagi kondisi kemanusiaan di Papua. Pihaknya kini tengah berupaya melakukan pendalaman meski akses menuju lokasi konflik masih sangat terbatas.
“Ini adalah peristiwa terberat yang kami temukan di tahun 2026. Dampaknya sangat besar,” ujar Saurlin Siagian dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis (23/4/2026).
Berdasarkan temuan awal, Komnas HAM mengidentifikasi adanya indikasi kuat bahwa rangkaian operasi militer yang berlangsung sejak 13 hingga 15 April 2026 berimplikasi langsung pada jatuhnya korban sipil. Kendati demikian, penyebab pasti kematian para korban masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Saat ini, Komnas HAM terus mengumpulkan keterangan dari para penyintas dan warga yang berhasil keluar dari zona konflik. Saurlin juga mengungkapkan adanya kekhawatiran terkait potensi krisis kemanusiaan yang lebih luas karena banyaknya warga yang mengungsi ke hutan tanpa akses bantuan yang memadai.
“Jika kondisi ini terus berlanjut, bantuan tidak bisa masuk. Warga di pengungsian akan menghadapi situasi yang jauh lebih buruk,” katanya.
Komnas HAM mendesak agar konflik bersenjata segera dihentikan guna mencegah bertambahnya korban jiwa. Pihaknya menekankan bahwa pendekatan keamanan harus dievaluasi agar tidak terus mengorbankan masyarakat sipil di wilayah konflik.
Hingga saat ini, laporan mengenai adanya korban dari pihak aparat keamanan masih dalam proses verifikasi. Komnas HAM memperingatkan bahwa tanpa penghentian kekerasan, situasi kemanusiaan di pedalaman Papua akan semakin memprihatinkan. (Joe)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
