Andi Hakim Febriansyah dan Camelia Rosa Diduga Gelapkan Rp28 Miliar Dana Umat Gereja Aek Nabara
LABUHANBATU, LELEMUKU.COM – Andi Hakim Febriansyah beserta istrinya Camelia Rosa diduga melakukan penggelapan dana umat Gereja Katolik Paroki Santo Fransiskus Assisi Aek Nabara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, senilai Rp28 miliar.
Andi Hakim Febriansyah, mantan Kepala Kantor Kas BNI Aek Nabara, pada tahun 2019 menawarkan produk “BNI Deposito Investment” dengan iming-iming bunga 8 persen per tahun kepada pengurus gereja. Dana umat yang terkumpul selama lebih dari 40 tahun kemudian mengalir ke rekening Andi.
Dari 2019 hingga 2025, dana tersebut diduga diselewengkan melalui pembuatan bilyet deposito palsu, pemalsuan tanda tangan jemaat, serta pengalihan ke rekening pribadi Andi Hakim Febriansyah, rekening istrinya Camelia Rosa, dan perusahaan milik mereka yaitu PT Chiara Keanu Chareem Sejahtera.
Awal 2026, saat jemaat hendak mencairkan dana Rp10 miliar untuk pembangunan sekolah, pencairan tidak dapat dilakukan. Bendahara Credit Union Paroki Aek Nabara Suster Natalia Situmorang mengalami syok berat dan menangis saat mengetahui bahwa “BNI Deposito Investment” bukan produk resmi BNI.
Andi Hakim Febriansyah dan istrinya sempat melarikan diri ke Australia, namun Andi ditetapkan sebagai tersangka penggelapan dan penipuan oleh Polda Sumatera Utara pada 13 Maret 2026. Ia ditangkap di Bandara Kualanamu, Medan, pada 30 Maret 2026 saat kembali dari pelarian.
Penyidikan masih berlangsung untuk mendalami aliran dana dan peran Camelia Rosa. BNI menawarkan talangan Rp7 miliar yang ditolak mentah-mentah oleh jemaat. Suster Natalia dan umat menuntut pengembalian dana secara penuh Rp28 miliar yang merupakan hasil keringat 1.900 keluarga jemaat.
Dana tersebut diperuntukkan bagi keperluan gereja, sekolah anak, kesehatan, dan kesejahteraan umat. Kasus ini terus menjadi perhatian masyarakat Sumatera Utara. (Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
