Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Sulawesi Utara, RS Siloam Manado Dievakuasi Massal
MANADO, LELEMUKU.COM – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara pada Kamis (2/4/2026) pagi menyebabkan kepanikan di berbagai lokasi, termasuk Rumah Sakit Siloam Manado.
Ratusan pasien dan tenaga medis di RS Siloam terpaksa dievakuasi secara massal ke luar gedung sebagai langkah antisipasi. Suasana di dalam rumah sakit menjadi kacau saat getaran kuat dirasakan, membuat pasien, perawat, dan keluarga pasien panik berlarian.
Selain itu, sebuah mobil di area rumah sakit rusak karena tertimpa puing bangunan yang jatuh akibat guncangan gempa.
Kerusakan bangunan juga dilaporkan terjadi di beberapa titik lain. Dinding RS Siloam Manado mengalami retak, plafon Gereja Katolik Paroki Bhky Rumengkor runtuh, dan Gereja Jemaat Imanuel Bitung mengalami kerusakan.
Di Kelurahan Banjer, Manado, rumah warga rusak dan perabot rumah tangga banyak yang hancur. Gedung olahraga milik Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Utara juga dilaporkan mengalami kerusakan.
Seorang warga asal Minahasa Tenggara bernama Adeitje Lahia dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bangunan di kompleks KONI Sulawesi Utara.
Di kompleks Perumahan Viola Land 2, Matungkas, Minahasa Utara, warga panik berhamburan keluar rumah. Sebagian berlari tanpa sempat mengenakan pakaian lengkap, ada pula yang berlari sambil menggendong bayi dan anak kecil demi menyelamatkan diri.
BMKG mencatat gempa terjadi pukul 05.48 WIB atau 06.48 WITA dengan episentrum di laut, sekitar 127–129 km tenggara Bitung, kedalaman 10–18 km. Gempa ini juga memicu peringatan dini tsunami di beberapa wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara dengan status Siaga dan Waspada.(Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
