Adeitje Lahia, asal Minahasa Tenggara Jadi Korban Gempa M7,6 di Sulawesi Utara
MANADO, LELEMUKU.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang Sulawesi Utara pada Jumat (21/3/2026) pagi tidak hanya memicu kepanikan warga dan kerusakan bangunan, tetapi juga menelan korban jiwa.
Seorang perempuan bernama Adeitje Lahia, asal Minahasa Tenggara, dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bangunan di kompleks KONI Sulawesi Utara.
Korban ditemukan dalam posisi tengkurap di bawah material bangunan yang roboh akibat kuatnya guncangan gempa. Saat ini jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut.
Menurut keterangan warga sekitar, korban merupakan pendatang yang kebetulan berada di lokasi saat gempa terjadi.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulut, Audy Pangemanan, menjelaskan bahwa kerusakan yang terjadi di gedung KONI bukan pada struktur utama, melainkan bagian aksesori bangunan yang runtuh.
Gempa kuat ini juga memicu peringatan dini tsunami, dengan gelombang kecil setinggi 0,2–0,3 meter sempat terdeteksi di pesisir Halmahera Barat dan Bitung. Meski tergolong rendah, masyarakat tetap diimbau menjauhi pantai untuk sementara waktu.
Hingga kini, tim tanggap darurat masih melakukan pendataan terhadap kerusakan bangunan dan kemungkinan korban tambahan. Pemerintah daerah meminta masyarakat tetap waspada terhadap gempa susulan, namun tidak panik, serta mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang. (Kie)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
