Hamid, Buronan Bandar Narkoba Jaringan Koko Erwin Ditangkap di Pontianak

Buronan Bandar Narkoba Jaringan Koko Erwin Ditangkap di Pontianak

JAKARTA, LELEMUKU.COM – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil menangkap buronan bandar narkoba berinisial A. Hamid alias Boy, anggota jaringan Koko Erwin yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), di Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (10/3/2026).

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengonfirmasi penangkapan tersebut.

“DPO Boy sudah tertangkap,” ujar Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, Kamis (12/3/2026).

Saat ini tersangka sedang dibawa ke Gedung Bareskrim Polri di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penangkapan berawal dari informasi yang diterima Tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri pada Jumat (6/3/2026) mengenai keberadaan Boy di wilayah Pontianak. Tim langsung bergerak ke lokasi keesokan harinya untuk melakukan pencarian.

Tim sempat mendatangi sebuah guest house yang diduga menjadi tempat persembunyian Boy, namun saat dilakukan pengecekan, tersangka sudah tidak berada di sana.

Pengembangan informasi mengarah ke sebuah rumah di wilayah Pontianak. Dari hasil penggeledahan dan pemeriksaan saksi, diketahui Boy telah berpindah tempat.

Pencarian akhirnya membuahkan hasil di rumah milik seseorang berinisial DH di wilayah Kubu Raya, Pontianak. Boy berhasil diamankan saat bersembunyi di gudang samping rumah tersebut.

Menurut keterangan Eko, sebelum ditangkap Boy sempat melarikan diri ke Jakarta untuk menemui kekasihnya berinisial R dan tinggal di rumah kerabat R di wilayah Banten.

Setibanya di Banten, Boy menghubungi Koko Erwin dan mengaku sedang diburu aparat penegak hukum serta meminta perlindungan.

“Koko Erwin kemudian menyarankan agar Boy pergi ke Pontianak untuk bersembunyi dan akan dibantu oleh rekannya yang berinisial DH,” jelas Eko.

Penangkapan ini merupakan bagian dari pengembangan kasus jaringan narkoba Koko Erwin yang sebelumnya telah diungkap oleh Bareskrim Polri. 

Penyidikan terus dilakukan untuk mengungkap aliran dana, jaringan distribusi, serta keterlibatan pihak lain dalam sindikat tersebut. (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya