Keajaiban Praha: Menyelami Sejarah dan Keindahan Kastil Praha

📅 3 Oktober 2026
✍️ Oleh: Redaksi Lelemuku.com  ·  📰 Lelemuku.com
Keajaiban Praha: Menyelami Sejarah dan Keindahan Kastil Praha

PRAHA, LELEMUKU.COM - Kastil Praha adalah kompleks istana abad pertengahan yang terletak di atas bukit Hradčany, menjadi kediaman resmi dan tempat kerja Presiden Republik Ceko. Dengan luas hampir 70.000 meter persegi, kastil ini tercatat sebagai kastil kuno terbesar di dunia dan menjadi simbol kekuasaan serta identitas budaya Ceko sejak abad ke-9.

Sejarah Kastil Praha bermula pada tahun 870 ketika dibangun bangunan berdinding pertama, Gereja Perawan Maria. Pada paruh pertama abad ke-10, Basilika Santo George dan Basilika Santo Vitus didirikan di bawah pemerintahan Duke Vratislaus I dan putranya Wenceslaus I, menandai awal perkembangan religius dan politik di kompleks tersebut.

Pada masa kerajaan, Raja Ottokar II memperkuat benteng dan membangun istana kerajaan untuk keperluan representasi. Di bawah pemerintahan Charles IV pada abad ke-14, istana direnovasi dengan gaya Gotik dan pertahanan kastil diperkuat, sementara pembangunan Katedral Santo Vitus dimulai dan selesai hampir enam abad kemudian. Selama Perang Hussite, kastil sempat tak berpenghuni, namun pada 1485 Raja Vladislaus II Jagiellon memulai pembangunan kembali, termasuk penambahan Hall Vladislav yang megah.

Arsitektur Kastil Praha merupakan perpaduan unik gaya dari berbagai periode. Di satu sisi terdapat Katedral Gotik Santo Vitus yang menjulang, di sisi lain Basilika Romawi Santo George yang lebih sederhana. Bangunan-bangunan Renaisans seperti Belvedere (Istana Musim Panas Ratu Anne) dan Hall Spanyol menambah keragaman visual, sementara menara putih dan hitam mempertegas karakter pertahanan abad pertengahan. Keanekaragaman ini mencerminkan evolusi politik dan budaya yang berlangsung sepanjang milenium.

Di dalamnya terdapat beragam ruangan bersejarah, seperti Hall Vladislav yang luas, Hall Kolom, serta Galeri Rudolf yang menampung koleksi seni barok dan manierisme Bohemia. Museum-museum seperti Galeri Nasional, Museum Mainan, dan Galeri Lukisan Kastil menampilkan warisan seni dan sejarah Ceko. Lorong-lorong sempit seperti Golden Lane menyimpan kisah para penjaga dan seniman yang pernah tinggal di sana.

Kastil juga menyimpan Mahkota Mahkota Bohemia, simbol kebangsaan yang disimpan dalam ruangan tersembunyi. Upacara penobatan, pernikahan kerajaan, dan pertemuan diplomatik telah berlangsung di dalam dindingnya, menjadikan kastil sebagai pusat ritual sosial‑budaya. Festival Musim Panas Shakespeare yang rutin digelar di halaman Istana Burgrave menambah dimensi kontemporer pada warisan budaya yang sudah ada sejak abad pertengahan.

Sebagai destinasi wisata, Kastil Praha menjadi atraksi paling banyak dikunjungi di Republik Ceko. Pada tahun 2024, lebih dari 2,59 juta wisatawan melangkah masuk, menjelajahi ruang-ruang megah dan taman-taman yang terawat. Keindahan panorama kota dari teras kastil, serta akses mudah ke museum dan galeri, menjadikannya magnet bagi pelancong yang ingin menyelami sejarah Eropa Tengah.

Selama berabad-abad, kastil ini telah menjadi saksi perubahan politik: dari kediaman raja Bohemia, pusat Kekaisaran Romawi Suci, hingga kediaman presiden Cekoslowakia pertama, Tomáš Masaryk, pada 1918. Pada masa pendudukan Nazi, kastil menjadi markas Reinhard Heydrich, sementara pada era komunis menjadi kantor pemerintah. Sejak 1993, setelah pembentukan Republik Ceko, kastil kembali berfungsi sebagai kediaman kepala negara, menegaskan peranannya yang terus beradaptasi.

Hingga kini, upaya pelestarian dan renovasi terus dilakukan, termasuk proyek yang dipimpin oleh arsitek Jože Plečnik pada era pertama Republik Ceko dan Bořek Šípek pada masa pasca‑komunis. Keberlanjutan fungsi sebagai simbol negara sekaligus ruang publik menjadikan Kastil Praha contoh bagaimana warisan sejarah dapat hidup berdampingan dengan kebutuhan modern, mengundang generasi baru untuk menghargai dan melestarikannya. (Evu)