Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Pangkalan AS di Yordania dan UEA
<div><div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"><a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0Ci2NNyk6kH7Xh7nAHw2hVqsLmEb8b1Ee5TIEPytcSvIJnf65xW6RQWk3qrsIrNGOCvLFfvlhMdsADEE23z_7x6EkM4oR1qf0hy3zens_idBU0gM8-4QMHRHkaQmo11SdIATVZGQ9y6NEUdrZ6yvHE6AZ6GeBnJ13cm9dEisENw18-okWvzB8Nf98qgk/s680/kX9kMaxhvUdinTq0.jfif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img alt="Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Pangkalan AS di Yordania dan UEA" border="0" data-original-height="383" data-original-width="680" height="360" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0Ci2NNyk6kH7Xh7nAHw2hVqsLmEb8b1Ee5TIEPytcSvIJnf65xW6RQWk3qrsIrNGOCvLFfvlhMdsADEE23z_7x6EkM4oR1qf0hy3zens_idBU0gM8-4QMHRHkaQmo11SdIATVZGQ9y6NEUdrZ6yvHE6AZ6GeBnJ13cm9dEisENw18-okWvzB8Nf98qgk/w640-h360/kX9kMaxhvUdinTq0.jfif" title="Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Pangkalan AS di Yordania dan UEA" width="640" /></a></div><br />TEHRAN, LELEMUKU.COM – Iran melancarkan serangan balasan besar-besaran terhadap pangkalan milik Amerika Serikat di Yordania dan Uni Emirat Arab pada Selasa (1/9/2026), sebagai respons atas serangan udara AS di Pulau Larak, Selat Hormuz, yang menewaskan sejumlah personel Garda Revolusi Iran.</div><div><br /></div><div>Serangan AS pada Rabu (2/9/2026) dini hari waktu Indonesia ini menargetkan dua peluncur roket Iran di Pulau Larak, yang merupakan bagian dari Selat Hormuz. Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan serangan tersebut merupakan tindakan "terbatas dan presisi" terhadap pasukan Garda Revolusi Iran yang terlihat bersiap meluncurkan roket berisi ranjau laut yang mengancam pelayaran komersial di selat strategis tersebut. Serangan AS ini merupakan aksi militer pertama terhadap Iran sejak akhir Juli 2026.</div><div><br /></div><div>Media Iran melaporkan bahwa serangan AS di Pulau Larak mengakibatkan sejumlah personel militer dan warga sipil Iran tewas serta terluka. Atas serangan ini, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran segera melancarkan pembalasan dengan mengkombinasikan rudal balistik dan puluhan drone bunuh diri dalam operasi yang diberi kode "Hukuman bagi Penyerang".</div><div><br /></div><div>Serangan balasan Iran menghantam dua pangkalan udara AS di Yordania, yaitu Pangkalan Raja Hussein dan Pangkalan Al-Azraq. IRGC mengklaim serangan presisi tersebut berhasil mengenai infrastruktur teknis dan perbaikan, serta lokasi pementasan pesawat tempur milik AS, yang menyebabkan kerusakan signifikan. Selain itu, Angkatan Darat Iran juga mengklaim telah melancarkan serangan drone terhadap Pangkalan Udara Al Minhad di UEA, yang menargetkan lokasi personel dan helikopter AS.</div><div><br /></div><div>Namun, militer Yordania menyatakan bahwa pertahanan udaranya berhasil mencegat dan menghancurkan delapan rudal yang masuk ke wilayah udaranya. Seorang pejabat AS juga menyatakan bahwa tidak ada pangkalan AS yang terkena serangan dan tidak ada korban jiwa. Sementara itu, Kementerian Pertahanan UEA membantah klaim Iran, dengan menyatakan bahwa mereka hanya mencegat satu drone Iran di atas perairan teritorial dan pangkalan tersebut tidak menjadi sasaran.</div><div><br /></div><div>Presiden AS Donald Trump merespons dengan ancaman keras. Dalam sebuah unggahan di media sosial, Trump menyatakan bahwa jika Iran membalas, mereka akan diserang "jauh lebih keras dan lebih tinggi". Ia juga mengancam akan melancarkan "serangan terbesar dari semuanya" yang akan menyisakan "sangat sedikit" dari Republik Islam Iran. Sebelumnya, Trump juga mengunggah video buatan AI yang menggambarkan Pulau Kharg, pusat ekspor minyak Iran, hancur berkeping-keping.</div><div><br /></div><div>Meskipun terdapat ancaman yang meningkat, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa Iran tidak mencari perang, tetapi akan merespons dengan tegas setiap agresi. Jurubicara IRGC, Hossein Mohebbi, juga menegaskan bahwa "hukuman berat menunggu para agresor, dan Amerika akan menyesali serangan barunya". (Evu)</div>