Wakapolda Aceh Ari Wahyu Widodo Ditolak Massa Saat Menghadiri Peringatan 21 Tahun Hari Damai Aceh di Banda Aceh

BANDA ACEH, LELEMUKU.COM – Wakapolda Aceh Ari Wahyu Widodo dilaporkan mendapat penolakan dari sekelompok massa saat hendak menghadiri zikir dan doa bersama dalam rangka memperingati 21 tahun Hari Damai Aceh di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh, pada Sabtu (15/8/2026).
Penolakan tersebut terjadi ketika situasi di sekitar lokasi kegiatan memanas, di mana massa meminta Wakapolda Aceh beserta beberapa personel aparat keamanan untuk segera meninggalkan area Masjid Raya Baiturrahman. Ketegangan di tengah peringatan momen perdamaian tersebut diduga berkaitan dengan munculnya bendera Bulan Bintang di tengah kerumunan warga.
Aparat keamanan sempat berupaya mengendalikan keadaan dan dilaporkan melepaskan tembakan peringatan ke udara. Namun, tindakan tersebut membuat massa mengejar beberapa personel polisi, hingga akhirnya meminta Ari Wahyu Widodo selaku Wakapolda Aceh meninggalkan kawasan masjid tersebut.
Ari Wahyu Widodo sendiri resmi menjabat sebagai Wakapolda Aceh sejak April 2025 dan tercatat beberapa kali mengikuti kegiatan keagamaan di Masjid Raya Baiturrahman, termasuk peringatan Isra Mikraj pada Januari 2026. Selain itu, ia juga sempat memimpin upacara Hari Bhayangkara ke-80 pada tanggal satu Juli 2026 di bawah kepemimpinan Kapolda Aceh Ruddi Setiawan.
Peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh ini sebelumnya telah dipersiapkan oleh Pemerintah Aceh melalui Badan Reintegrasi Aceh sebagai momentum memperkuat perdamaian pascakonflik. Hingga saat ini, pihak Kepolisian Daerah Aceh belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi lengkap insiden penolakan tersebut maupun kondisi keamanan terkini di lokasi kejadian. (Olemah)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri