Menteri Koperasi Dan HIPMI Yahukimo Perkuat Hilirisasi Kopi Arabika Di Kabupaten Yahukimo

YAHUKIMO, LELEMUKU.COM – Menteri Koperasi Republik Indonesia bersama Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Yahukimo berkomitmen memperkuat pengembangan ekonomi kerakyatan melalui optimalisasi potensi kopi arabika dan komoditas perkebunan unggulan pada Kamis (6/8/2026). Langkah ini diambil untuk meningkatkan nilai tambah hasil bumi lokal melalui pengelolaan yang lebih terintegrasi di Kabupaten Yahukimo.

Komoditas unggulan seperti kopi arabika tidak lagi diarahkan hanya sebagai bahan mentah, melainkan diolah menjadi produk bernilai jual tinggi demi meningkatkan pendapatan petani. Kolaborasi ini juga bertujuan membangun ekosistem ekonomi daerah yang berkelanjutan dengan menjadikan koperasi sebagai wadah utama masyarakat dalam mengelola dan memasarkan hasil bumi asli daerah tersebut.

Melalui sistem koperasi, para petani diharapkan memperoleh akses yang lebih baik terhadap pembinaan, dukungan permodalan, teknologi pengolahan, serta jaringan pemasaran. Selain itu, Kementerian Koperasi menggandeng HIPMI Yahukimo untuk memperkuat rantai pasok dan memperluas akses pasar bagi para petani lokal di tingkat nasional maupun internasional.

Penguatan koperasi ini juga diarahkan untuk mendukung program ketahanan pangan daerah, di mana koperasi bersama para pengusaha muda dipersiapkan menjadi penyuplai utama bahan pangan lokal. Program ini sekaligus mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar kebutuhan pangan dapat dipenuhi dari produksi lokal tanpa bergantung pada pasokan luar daerah.

Ketua HIPMI Yahukimo berharap seluruh hasil bumi yang berasal dari 51 distrik di Kabupaten Yahukimo dapat dimanfaatkan secara maksimal melalui koperasi dan Program MBG tersebut. Namun, saat ini sebagian besar pelaku usaha kopi di Yahukimo masih melakukan proses produksi secara manual serta harus menyewa tempat dan fasilitas milik pihak lain untuk mengolah hasil panen.

"Kami berharap ada dukungan nyata berupa bantuan modal usaha dan peralatan pengolahan kopi yang layak. Saat ini banyak pelaku usaha masih bekerja secara manual dan bahkan harus menyewa tempat pengolahan milik orang lain. Dengan adanya dukungan tersebut, kualitas produk kopi Yahukimo akan semakin meningkat dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas," ujar Ketua HIPMI Yahukimo.

"Potensi Yahukimo sangat besar. Karena itu kami berharap pemerintah memberikan dukungan penuh kepada para pelaku usaha sesuai potensi yang dimiliki daerah ini, sehingga hasil bumi masyarakat dapat dikelola sendiri, memiliki nilai tambah, dan memberikan manfaat ekonomi yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Yahukimo," kata Ketua HIPMI Yahukimo.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, koperasi, HIPMI, pelaku usaha, dan masyarakat, Kabupaten Yahukimo diharapkan mampu membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal. Upaya ini diharapkan menjadikan kopi arabika dan komoditas unggulan lainnya sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah tersebut. (Olemah)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya