Kapolres Nabire Samuel Tatiratu Mengawal Aksi Penyampaian Pendapat Komite Nasional Papua Barat Secara Humanis Di Nabire Papua Tengah

NABIRE, LELEMUKU.COM – Kapolres Nabire Samuel Tatiratu bersama aparat gabungan mengawal aksi penyampaian pendapat oleh kelompok Komite Nasional Papua Barat secara humanis dan kondusif di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, pada Sabtu (15/8/2026).

Sebanyak 790 personel gabungan diterjunkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan tersebut berlangsung dengan aman. Personel gabungan ini terdiri dari Polres Nabire, jajaran Polda Papua Tengah, Brimob Yon A, Satgas ODC, Satpol PP Provinsi, serta dukungan unsur TNI dari Kodim, Korem, Zipur, dan Lanal Nabire.

Pengamanan aksi ini mengedepankan komunikasi dan pendekatan yang terukur guna menghormati hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Hal ini sejalan dengan jaminan kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat yang diatur dalam Pasal 28E ayat tiga Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta Undang-Undang Nomor sembilan Tahun 1998.

Aksi penyampaian pendapat tersebut dimulai sejak sekitar pukul 06.00 WIT dengan titik kumpul massa berada di Sriwijaya dan Wadio. Massa kemudian bergerak menuju kawasan Pasar Karang sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Selama perjalanan, sempat terjadi proses negosiasi yang cukup panjang antara aparat keamanan dan koordinator lapangan aksi. Meskipun demikian, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan tertib hingga massa akhirnya membubarkan diri dengan aman.

"Semuanya boleh berjalan dengan tertib. Meskipun sempat ada negosiasi yang lumayan panjang, itulah dinamika di lapangan. Kita bersyukur seluruh perjalanan massa menuju kantor DPRP hingga membubarkan diri dapat berjalan dengan baik," ujar Samuel Tatiratu.

"Pendekatan yang kita gunakan adalah pengamanan yang harmonis, humanis, dan terukur. Terima kasih kepada seluruh personel dan masyarakat yang telah menjaga kedamaian Nabire tetap kondusif," kata Samuel Tatiratu.

Pengalaman pengamanan di Nabire ini diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain di Tanah Papua bahwa keamanan dan kebebasan menyampaikan pendapat dapat berjalan beriringan secara harmonis. (Olemah)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya