DP3AP2KB Papua Perkuat Perlindungan Perempuan Dan Anak Guna Atasi Kasus Kekerasan Di Jayapura

JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Papua berupaya memperkuat perlindungan bagi perempuan dan anak guna mengatasi tingginya kasus kekerasan di wilayah setempat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Papua, Selvina Y. Imbiri menjelaskan bahwa tingginya kasus kekerasan yang didominasi oleh anggota keluarga atau orang terdekat menjadi tantangan besar dalam perlindungan tersebut.
Selain memperkuat penanganan, instansi ini juga terus mengintensifkan langkah pencegahan melalui sosialisasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Namun, upaya penanganan di lapangan masih menghadapi berbagai kendala, salah satunya adalah rendahnya keberanian korban maupun keluarga untuk melaporkan kasus yang terjadi.
Kondisi tersebut dipicu oleh kekhawatiran anggota keluarga akan kehilangan sumber penghidupan karena pelaku kekerasan umumnya merupakan kepala keluarga atau pencari nafkah utama.
"Penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak membutuhkan sinergi semua pihak," ujar Selvina Y. Imbiri.
"Kami ingin membangun budaya yang menghormati perempuan dan melindungi anak. Ketika perempuan dihormati dan anak terlindungi, maka keberlanjutan kehidupan yang berkualitas juga akan terjaga," kata Selvina Y. Imbiri.
"Banyak korban memilih diam karena pelaku merupakan kepala keluarga atau pencari nafkah utama. Kondisi tersebut membuat anggota keluarga khawatir kehilangan sumber penghidupan apabila kasus dibawa ke ranah hukum," ucap Selvina Y. Imbiri.
Ia berharap masyarakat memiliki kesadaran untuk melaporkan setiap bentuk kekerasan sebagai langkah penting dalam memutus mata rantai kekerasan terhadap perempuan dan anak di Papua. (Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri