BMKG Edukasi Nelayan Antisipasi Cuaca Ekstrem Lewat Sekolah Lapang di Pelabuhanratu
PELABUHANRATU, LELEMUKU.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meningkatkan literasi cuaca maritim bagi nelayan di Kabupaten Sukabumi melalui program Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) yang digelar di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pelabuhanratu. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman tentang informasi cuaca maritim dan mitigasi risiko cuaca ekstrem serta gelombang tinggi saat melaut.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa nelayan menjadi kelompok yang paling terdampak terhadap perubahan cuaca ekstrem, baik dari segi keselamatan jiwa maupun kerugian ekonomi. "Untuk itu, SLCN sebagai salah satu program adaptasi yang dilaksanakan BMKG untuk memberikan pemahaman kepada nelayan agar dapat mengakses dan memanfaatkan informasi cuaca maritim untuk keselamatan," ujarnya saat menutup kegiatan di Pelabuhanratu, Sabtu (20/6/2026).
Program SLCN diikuti 30 nelayan dari tiga komunitas nelayan di Sukabumi. Selama kegiatan, nelayan diberikan materi tentang karakteristik cuaca dan iklim, dampak perubahan iklim, cara membaca prakiraan cuaca maritim, serta navigasi yang aman di laut. Para nelayan juga diajarkan menggunakan aplikasi maritim BMKG dan dibekali alat komunikasi untuk mengakses informasi cuaca secara real-time.
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim BMKG Tanjung Priok, Taufan Maulana, menambahkan bahwa nelayan di Sukabumi sering menghadapi tantangan gelombang tinggi dan angin kencang, terutama pada musim peralihan. "Dengan sekolah lapang ini, kami berharap nelayan tidak hanya mengandalkan pengalaman turun-temurun, tetapi juga berbasis data ilmiah untuk mengambil keputusan melaut," jelasnya.
BMKG berencana memperluas program serupa di wilayah pesisir lain di Indonesia, mengingat banyaknya daerah pesisir yang sangat bergantung pada sektor perikanan dan kerentanan terhadap cuaca ekstrem. Program SLCN yang telah berjalan sejak 2022 ini merupakan bagian dari program adaptasi perubahan iklim yang didukung berbagai pihak, termasuk Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Pemerintah Daerah Sukabumi, dan sejalan dengan program prioritas pemerintah untuk meningkatkan keselamatan pelayaran dan kesejahteraan nelayan. (Joe)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri