Program Istana Untuk Anak Sekolah, 546 Pelajar Berbahagia
JAKARTA, LELEMUKU.COM – Sebanyak 546 pelajar dari berbagai sekolah di Jawa Barat, Jakarta, dan Medan mengunjungi Istana Kepresidenan Jakarta pada awal Mei 2026 melalui Program Istana untuk Anak Sekolah, mendapatkan pengalaman berharga seperti berkeliling istana, mengenal tata kelola pemerintahan, serta bertemu langsung dengan Presiden Prabowo Subianto.
Kunjungan dilakukan dalam dua gelombang. Pada Selasa (5/5/2026), sekitar 185 pelajar yang tergabung dalam Forum OSIS Jawa Barat (FOJB) datang berkunjung. Kemudian pada Kamis (7/5/2026), sebanyak 361 pelajar dari SMK Negeri 15 Bandung, SMA Labschool Jakarta, dan SMA Islam Plus Adzkia Medan mengikuti kegiatan serupa.
Salsabila, pelajar SMAN 4 Bandung sekaligus Ketua FOJB, mengungkapkan tingginya antusiasme para anggota FOJB saat mengetahui akan berkunjung ke Istana. "Benar-benar antusias banget teman-teman ketika aku nge-chat, walaupun via online ya karena kita se-Jawa Barat jadi agak susah juga buat nge-komunikasiin-nya. Tapi alhamdulillah banyak sekali sekolah-sekolah yang mendukung untuk kegiatan ini," ungkap Salsabila.
Antusiasme juga dirasakan oleh Widodo, Ketua OSIS MAN 1 Pangandaran. Usai melaksanakan kegiatan di sekolahnya pada Senin (4/5/2026) pukul 12.00 siang, Widodo bersama beberapa temannya bergegas ke Stasiun Banjar untuk menaiki kereta menuju Kiaracondong, Bandung. "Dari sekolah aku ke Banjar itu ada dua jam untuk perjalanan. Karena tiketnya jam 1.30, jadi aku benar-benar ke sana dalam keadaan yang cepat banget," ujar Widodo.
Melania, pelajar dari SMK Kesehatan Surya Global Cimahi, mengaku tidak bisa tidur karena membayangkan akan mengunjungi Istana Kepresidenan. Ia sangat berharap dapat bertemu dengan Presiden Prabowo. "Aku rela banget enggak tidur dari malam di Dinas Pendidikan Jawa Barat, aku enggak tidur sampai ke sini. Excited banget aku," kata Melania. Kebahagiaannya semakin lengkap karena akhirnya dapat bertemu langsung dengan Presiden Prabowo dan bersalaman dua kali.
Oryza, pelajar SMA Negeri 2 Sukatani, Cikarang Utara, mendapatkan kesempatan berbincang langsung dengan Kepala Negara melalui sambungan telepon sebelum akhirnya bertemu di Istana Merdeka. "Bapak Presiden menanyakan jam berapa kita ke Istana Merdeka. Lalu sempat bercanda, jangan lama-lama ya, soalnya saya mau ke sana. Terus kata Bapak, ya sudah boleh nanti barengan aja sama saya masuk, jadi nanti ketemu," tutur Oryza.
Para pelajar juga mendapat pemaparan dari Kepala Biro Humas Kementerian Sekretariat Negara, Eddy Cahyono Sugiarto, mengenai tugas dan fungsi Presiden serta dukungan Kementerian Sekretariat Negara. Rais, pelajar SMA Islam Adzkia Medan, mengatakan banyak mendapatkan wawasan baru. "Mulai dari tugas dan fungsi Kementerian Sekretariat Negara, Sekretaris Kabinet, dan Presiden itu sendiri. Kami tidak hanya menyaksikan tapi juga ikut merasakan apa yang dirasakan oleh kabinet dan juga Presiden di Istana ini," ujar Rais.
Raffi, pelajar SMA Labschool Jakarta, tertarik dengan upaya pemerintah melawan disinformasi, fitnah, dan ujaran kebencian. Ia mencontohkan penjelasan bahwa video Menteri Pariwisata yang disebut menggunakan sepatu di masjid ternyata adalah video palsu. "Kita sebagai siswa SMA juga harus belajar lebih menyortir dan menyeleksi mana berita yang asli dan mana yang palsu," kata Raffi. (Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
