Met Gala 2026 Hadirkan Pameran yang Setarakan Van Gogh dengan Rancangan Saint Laurent
NEW YORK, LELEMUKU.COM – Di balik kemewahan karpet merah dan parade busana memukau yang menjadi sorotan global, Met Gala 2026 sesungguhnya adalah perayaan gagasan yang lebih dalam tentang seni, tubuh, dan kesetaraan. Tahun ini, pameran yang menjadi latar belakang seluruh perayaan itu bernama Costume Art, dan ia menantang cara manusia selama ini memandang hierarki di antara berbagai bentuk ekspresi kreatif.
Kurator Costume Institute Metropolitan Museum of Art, Andrew Bolton, menjelaskan bahwa konsep utama pameran ini adalah kesetaraan antara berbagai bentuk karya seni, tanpa hierarki antara satu medium dengan medium lainnya.
"Tidak ada hierarki antara patung, lukisan, mode, fotografi, dan tidak ada hierarki antara tubuh, antara tubuh klasik atau tubuh difabel," ujar Bolton kepada AFP.
Dalam pameran yang akan resmi dibuka untuk publik pada 10 Mei 2026 di Metropolitan Museum of Art, Manhattan ini, pengunjung akan diajak menyaksikan perpaduan yang belum pernah ada sebelumnya. Rancangan busana Saint Laurent diletakkan berdampingan dengan lukisan Irises karya Vincent van Gogh. Gaun karya John Galliano untuk Maison Margiela dipasangkan dengan patung kuno berusia berabad-abad.
Pendekatan kuratorial ini menegaskan sebuah pernyataan yang revolusioner dalam dunia seni, yakni bahwa busana adalah seni yang setara dengan lukisan dan patung agung mana pun yang selama ini dipajang di museum-museum besar dunia.
Bagi para pecinta seni dan mode, pameran Costume Art di Met menjadi kesempatan langka untuk menyaksikan bagaimana dua dunia yang sering dianggap terpisah itu sesungguhnya berbicara dalam satu bahasa yang sama, bahasa keindahan, ekspresi, dan kemanusiaan. (Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
.jpg)