Ricky Jauwerissa Sebut Tanpa Data yang Baik, Pembangunan Tanimbar akan Kehilangan Arah

Ricky Jauwerissa Sebut Tanpa Data yang Baik, Pembangunan Tanimbar akan Kehilangan Arah

SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa menegaskan pentingnya data yang akurat sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Pernyataan itu disampaikan saat membuka Acara Pencanangan dan Sosialisasi Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 tingkat Kecamatan Tanimbar Selatan, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Tanimbar tersebut berlangsung di Aula Kantor Camat Tanimbar Selatan.

Dalam sambutannya, Bupati Ricky Jauwerissa menyatakan bahwa program Desa Cantik merupakan kebijakan strategis nasional yang didukung penuh oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar. “Program ini bukan sekadar kegiatan teknis, tetapi merupakan bagian penting dari transformasi tata kelola pemerintahan desa menuju arah yang lebih modern, transparan, dan akuntabel,” ujar Jauwerissa.

Bupati menekankan posisi sentral data dalam pembangunan. “Tanpa data yang baik, pembangunan akan kehilangan arah. Data adalah dasar dalam memahami kondisi riil masyarakat, mengenali permasalahan, serta merumuskan solusi yang tepat,” tegasnya.

Menurut Ricky Jauwerissa, dengan data yang akurat, pemerintah dapat mengetahui kebutuhan masyarakat, potensi wilayah, serta kesenjangan pembangunan yang harus diatasi. Sebaliknya, tanpa data yang memadai, kebijakan pembangunan berisiko tidak tepat sasaran, tidak efisien, bahkan bisa menimbulkan ketimpangan baru.

Bupati juga mengingatkan bahwa kewenangan luas yang diberikan Undang-Undang Desa kepada pemerintah desa harus ditopang oleh data yang akurat dan mutakhir. “Tanpa data yang baik, maka perencanaan pembangunan akan rentan tidak tepat sasaran,” jelasnya.

Melalui program Desa Cantik, Pemerintah Daerah mendorong peningkatan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan data, pembentukan agen statistik desa, serta penerapan prinsip statistik dalam seluruh proses pembangunan desa. Dengan demikian, desa tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang mampu mengelola data secara mandiri.

Ricky Jauwerissa menambahkan bahwa pelaksanaan Desa Cantik Tahun 2026 juga mendukung persiapan Sensus Ekonomi 2026. Data yang dihasilkan akan menjadi dasar penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi daerah ke depan.

Bupati mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa, camat, perangkat daerah, hingga masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program ini. “Keberhasilan Desa Cantik hanya dapat terwujud apabila kita bergerak bersama dalam satu visi dan satu komitmen,” katanya.

Pencanangan Desa Cantik 2026 di Kecamatan Tanimbar Selatan menargetkan Desa Olilit, Lauran, dan Latdalam sebagai desa percontohan statistik sektoral.

Dengan Desa Cantik, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar berupaya mewujudkan perencanaan pembangunan yang berbasis bukti, bukan asumsi, demi terciptanya pembangunan yang tepat sasaran, terukur, dan berkelanjutan. (Ana)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya