Ricky Jauwerissa Sebut Pers Bukan Hanya Penyampai Berita, tapi Penentu Arah Kesadaran Publik Tanimbar

Ricky Jauwerissa Sebut Pers Bukan Hanya Penyampai Berita, tapi Penentu Arah Kesadaran Publik Tanimbar

SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai penentu arah kesadaran publik di tengah era disrupsi informasi. Pernyataan itu disampaikan saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kepulauan Tanimbar Periode 2026–2029, Rabu (22/4/2026).

Acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna MSC Saumlaki tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, perwakilan INPEX Masela Ltd, BUMN/BUMD, serta seluruh insan pers di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Bupati Ricky Jauwerissa menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus PWI yang baru dilantik. “Amanah ini bukan sekadar jabatan organisasi, tetapi merupakan tanggung jawab moral dan sosial yang menuntut profesionalisme, integritas, serta komitmen untuk menjaga marwah pers di daerah ini,” ujar Jauwerissa.

Bupati mengingatkan tantangan pers di era saat ini. “Kita hidup di era di mana informasi bukan hanya disampaikan, tetapi juga diperbutkan, dibentuk, bahkan kadang dipelintir. Dalam situasi seperti ini, pers tidak hanya menjadi penyampai berita, tetapi juga penentu arah kesadaran publik. Karena itu, pers tidak boleh kehilangan jati dirinya sebagai penjaga kebenaran dan penuntun nalar publik,” tegasnya.

Menurut Ricky Jauwerissa, Kabupaten Kepulauan Tanimbar membutuhkan pers yang tidak hanya cepat menyampaikan informasi, tetapi juga tepat dalam membaca konteks dan bijak dalam membentuk narasi. “Sebab pembangunan daerah tidak hanya diukur dari fisik infrastruktur, tetapi juga dari kuatnya persepsi publik, tumbuhnya kepercayaan masyarakat, dan menguatnya optimisme kolektif,” jelasnya.

Bupati berharap PWI Kabupaten Kepulauan Tanimbar dapat menjadi rumah besar profesionalisme wartawan yang menjaga kualitas jurnalistik sekaligus menjaga marwah pers sebagai pilar demokrasi yang bermartabat.

Ia menyampaikan empat harapan utama kepada pengurus PWI periode 2026–2029, yaitu memperkuat kualitas jurnalistik berbasis fakta dan verifikasi, menjalankan fungsi kontrol sosial yang sehat, membangun narasi positif tentang pembangunan Tanimbar, serta menjaga independensi dan integritas profesi.

“Pemerintah daerah memandang pers bukan sekadar pelengkap dalam ekosistem pembangunan, tetapi sebagai aktor penting dalam membentuk iklim sosial dan politik yang sehat,” tegas Jauwerissa.

Bupati juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh insan pers dan pengurus PWI periode sebelumnya atas kontribusinya dalam pembangunan daerah. Ia berharap kepengurusan baru yang dipimpin Simon Lolonlun dapat menjadi tonggak penguatan pers yang profesional, berintegritas, dan berwibawa di Bumi Duan Lolat.

Pelantikan ini menandai lahirnya kepengurusan definitif pertama PWI Kabupaten Kepulauan Tanimbar setelah 26 tahun kabupaten berdiri. (Ana)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya