Rektor UMI Makassar Soroti Bahaya Narasi Dipelintir, Singgung Serangan terhadap Jusuf Kalla
MAKASSAR, LELEMUKU.COM – Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI), Hambali Thalib, menyampaikan peringatan terkait maraknya penyebaran informasi yang dipelintir di ruang digital, khususnya yang menimpa tokoh nasional Jusuf Kalla.
Dalam pernyataannya, Hambali menilai fenomena pemotongan informasi tanpa konteks yang utuh berpotensi merusak kehormatan dan nama baik seseorang. Ia menyoroti bahwa potongan ceramah atau pernyataan yang beredar di media sosial kerap tidak mencerminkan maksud sebenarnya.
Menurutnya, informasi yang disebarkan secara tidak utuh dapat membentuk opini publik yang keliru dan menyesatkan. Hal ini dinilai berbahaya, terutama ketika menyangkut tokoh bangsa yang memiliki rekam jejak panjang dalam kehidupan bernegara.
Hambali juga menegaskan bahwa Jusuf Kalla bukanlah figur publik biasa, melainkan seorang negarawan yang memiliki kontribusi besar bagi Indonesia. Oleh karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial.
Ia mengimbau publik untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang belum tentu benar, serta memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya agar tidak menimbulkan dampak negatif yang lebih luas.
Pernyataan ini muncul di tengah polemik yang berkembang di ruang digital terkait potongan ceramah Jusuf Kalla yang menjadi perbincangan publik. (joe)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
