Polisi Australia Selidiki Dugaan Pelecehan Katy Perry Terhadap Ruby Rose
MELBOURNE, LELEMUKU.COM – Kepolisian Victoria di Australia mengonfirmasi telah membuka penyelidikan terkait dugaan pelecehan yang melibatkan penyanyi dunia Katy Perry terhadap bintang serial ‘Orange Is The New Black’, Ruby Rose, pada Kamis (23/4/2026).
Tim Investigasi Pelanggaran dan Pelecehan Anak (SOCIT) Melbourne kini tengah mendalami insiden yang dilaporkan terjadi di sebuah klub malam di kawasan pusat bisnis (CBD) Melbourne pada tahun 2010 silam.
Ruby Rose melalui serangkaian unggahan di media sosial Threads mengklaim bahwa peristiwa tersebut terjadi saat ia masih berusia 20-an. Ia menyatakan butuh waktu hampir dua dekade untuk berani berbicara secara publik mengenai dampak trauma yang dialaminya.
“Katy Perry melakukan pelecehan terhadap saya di klub malam Spice Market di Melbourne,” tulis Ruby Rose dalam unggahannya. Ia merinci bahwa saat itu ia sedang beristirahat di pangkuan sahabatnya sebelum insiden tersebut terjadi.
Menanggapi tuduhan tersebut, perwakilan Katy Perry memberikan pernyataan tegas kepada kolom Page Six New York Post. Pihaknya menyatakan bahwa seluruh tuduhan yang dilontarkan oleh Ruby Rose adalah tidak benar dan merupakan kebohongan yang berbahaya.
“Tuduhan yang disebarkan di media sosial oleh Ruby Rose tentang Katy Perry tidak hanya sepenuhnya salah, tetapi juga merupakan kebohongan yang ceroboh dan berbahaya,” ujar perwakilan Katy Perry.
Pihak Katy Perry juga menambahkan bahwa Ruby Rose memiliki rekam jejak yang terdokumentasi dalam membuat tuduhan publik yang serius terhadap berbagai individu, yang kemudian berulang kali dibantah oleh pihak-pihak terkait.
Meskipun Ruby Rose menyadari adanya kemungkinan berakhirnya masa kedaluwarsa hukum untuk laporan sejarah tersebut, ia tetap bersikeras untuk melaporkan pengalamannya. Ia menyatakan berencana untuk memberikan informasi terbaru mengenai proses hukum ini segera setelah dirinya siap.
Hingga saat ini, pihak kepolisian menyatakan belum bisa memberikan komentar lebih lanjut karena penyelidikan masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan di otoritas Australia. (Joe)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri