Peringatan 100 Tahun Injil Masuk ke Danau Sentani, Papua
JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Penginjilan di wilayah Danau Sentani, Papua, secara resmi disepakati dan diperingati berawal pada 1 Mei 1926. Peristiwa ini menandai awal penyebaran Injil di kawasan tersebut yang kemudian membentuk komunitas Kristen di Sentani.
Awal mula penginjilan di Sentani didorong oleh survei misionaris G.L. Bink dan dilakukan melalui pendekatan pendidikan serta pelayanan kasih oleh misionaris Belanda. Penyebaran Injil di wilayah ini merupakan kelanjutan dari masuknya Injil di Mansinam pada 5 Februari 1855.
Klasis GKI Waibu Moi menggelar seminar sejarah untuk menegaskan bahwa 1 Mei 1926 sebagai titik awal Pekabaran Injil di Sentani. Penginjilan kemudian menyebar ke berbagai kampung seperti Ayapo dan Yahim pada tahun 1934.
Pendeta Yohannes Lodwig Van Hasselt menjadi salah satu tokoh penting dalam upaya penginjilan di Papua pada akhir abad ke-19. Saat ini, 17 jemaat GKI di Sentani Timur terus menjaga sejarah dan perkembangan pekabaran Injil di wilayah tersebut.
Ketua Klasis GKI Sentani, Pdt. Albert Suebu, menyatakan bahwa peringatan ini menjadi momentum penting bagi jemaat untuk mengingat sejarah masuknya Injil yang telah membawa perubahan besar di Danau Sentani, termasuk berdirinya gereja-gereja tua seperti di Kampung Asei.
Peringatan 100 tahun Injil masuk ke Danau Sentani ini dirayakan dengan berbagai kegiatan di wilayah Jayapura. (Rotan)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
