Klarifikasi Tawuran Bukit Duri: Polisi Bantah Isu Penabrakan, Korban Diduga Kena Lemparan Batu
JAKARTA SELATAN, LELEMUKU.COM – Peristiwa yang terjadi di kawasan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan pada Senin malam (13/4/2026) memicu beragam spekulasi di media sosial. Berawal dari video dan unggahan warga, insiden tersebut sempat disebut sebagai “pengepungan polisi” hingga dugaan penabrakan warga oleh kendaraan patroli.
Berdasarkan penelusuran informasi dari berbagai komentar warga di media sosial, kejadian bermula dari aksi tawuran antar kelompok warga di Jalan Bukit Duri Selatan. Salah satu warga menyebut tawuran terjadi antara kelompok yang saling menyerang menggunakan petasan dan benda lainnya.
“Ini awalnya tawuran… beberapa menit kemudian polisi datang mobil sama motor,” tulis salah satu akun warga yang mengaku berada di lokasi kejadian.
Situasi sempat memanas ketika aparat kepolisian dari Polsek Tebet datang ke lokasi untuk membubarkan massa. Dalam waktu singkat, aparat berhasil mengurai kerumunan yang terlibat tawuran.
Namun di tengah kondisi tersebut, muncul kabar simpang siur mengenai adanya warga yang terluka akibat ditabrak mobil polisi. Sejumlah komentar warga menyebut adanya korban yang diduga terlindas, sehingga memicu kemarahan masyarakat di sekitar lokasi.
Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian memberikan klarifikasi resmi. Melalui akun resminya, Polsek Tebet menegaskan bahwa informasi mengenai penabrakan oleh kendaraan dinas tidak benar.
"Kami meluruskan bahwa kejadian tersebut merupakan tawuran antar warga yang terjadi pada Senin malam (13/04) di Jl. Bukit Duri Selatan. Petugas Polsek Tebet yang berada di sekitar lokasi segera datang dan berhasil membubarkan tawuran dalam waktu singkat (±5 menit)," jelas Kapolsek Tebet Kompol Iwan Gunawan melalui akun medsos resmi Polsek Tebet.
Polisi menjelaskan bahwa korban luka diduga terkena lemparan batu saat tawuran berlangsung, kemudian terjatuh di dekat kendaraan patroli. Kondisi tersebut menimbulkan kesalahpahaman di kalangan warga yang melihat kejadian secara sekilas.
"Terkait informasi yang menyebut adanya mobil polisi menabrak warga, hal tersebut tidak benar. Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, korban diduga terkena lemparan batu saat tawuran kemudian terjatuh di dekat kendaraan patroli, sehingga menimbulkan kesalahpahaman dari masyarakat," jelas dia.
Akibat situasi yang tidak kondusif, sempat terjadi aksi pelemparan terhadap kendaraan dinas kepolisian hingga mengalami kerusakan. Korban yang terluka kemudian langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," sebut Polsek Tebet.
Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Polres Metro Jakarta Selatan yang mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.(joe)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
