Inggris Bangun Koalisi dengan Prancis untuk Jaga Selat Hormuz Tetap Terbuka
LONDON, LELEMUKU.COM – Inggris bersama Prancis dan negara-negara lain sedang membangun koalisi luas untuk menjaga kebebasan navigasi dan memastikan Selat Hormuz tetap terbuka.
Pemerintah Inggris menyatakan bahwa koalisi ini bertujuan untuk menjamin kebebasan pelayaran di perairan internasional tersebut di tengah ancaman blokade yang dikeluarkan Amerika Serikat.
Menteri Pertahanan Inggris mengatakan bahwa Inggris tidak akan ikut serta dalam blokade yang diumumkan Presiden Donald J. Trump. Namun, Inggris tetap berkomitmen menjaga agar Selat Hormuz tidak menjadi subjek pemungutan tol ilegal oleh pihak mana pun.
“Selat Hormuz harus tetap terbuka untuk semua kapal tanpa diskriminasi dan tanpa pemerasan berupa tol,” tegas pejabat Inggris.
Sistem pendeteksi ranjau milik Inggris sudah ditempatkan di kawasan tersebut sejak bulan lalu untuk mendukung upaya menjaga keamanan pelayaran. Inggris dan Prancis terus berkoordinasi dengan negara-negara mitra untuk memperkuat koalisi ini.
Langkah Inggris ini muncul sebagai respons terhadap ketegangan tinggi di Timur Tengah setelah Presiden Trump mengumumkan rencana blokade Selat Hormuz terhadap kapal-kapal yang membayar tol kepada Iran.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Amerika Serikat terhadap inisiatif koalisi yang dibangun Inggris dan Prancis tersebut. Situasi di Selat Hormuz tetap menjadi pusat perhatian dunia karena menjadi jalur vital pengiriman minyak global. (Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri