Hampir 1.500 Orang Tewas di Lebanon Sejak Awal Maret Akibat Agresi Israel

Hampir 1.500 Orang Tewas di Lebanon Sejak Awal Maret Akibat Agresi Israel

BEIRUT, LELEMUKU.COM – Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa hampir 1.500 orang tewas di Lebanon sejak awal Maret 2026 akibat agresi militer Israel yang terus berlangsung.

Menurut data yang dirilis pada Minggu (6/4/2026), jumlah korban tewas sejak 2 Maret hingga 6 April 2026 mencapai 1.497 orang, termasuk 130 anak-anak dan 101 perempuan. Sementara itu, sebanyak 4.639 orang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang bervariasi.

Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan bahwa angka korban terus bertambah seiring dengan intensifikasi serangan Israel ke wilayah selatan Lebanon dalam beberapa pekan terakhir.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya mengumumkan perluasan “zona keamanan” di bagian selatan Lebanon sebagai bagian dari operasi militer yang sedang berlangsung. Langkah ini menuai kecaman internasional karena dinilai melanggar kedaulatan Lebanon dan memperburuk situasi kemanusiaan di wilayah tersebut.

Serangan Israel ke Lebanon semakin intensif sejak awal Maret 2026, dengan target mencakup berbagai lokasi di wilayah selatan dan lembah Bekaa. Kondisi ini menyebabkan ribuan warga Lebanon terpaksa mengungsi ke wilayah yang lebih aman.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Israel terhadap laporan jumlah korban yang dirilis Kementerian Kesehatan Lebanon. Situasi di perbatasan Lebanon-Israel tetap tegang dengan risiko eskalasi yang terus meningkat.

PBB dan organisasi kemanusiaan internasional terus menyerukan penghentian kekerasan segera serta perlindungan terhadap warga sipil di Lebanon selatan. (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya