Festival Sagu Papua 2026 Dorong Perlindungan Produk Lokal dan Penguatan Ekonomi
JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Pemerintah Provinsi Papua bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua menggelar Festival Sagu Papua 2026 di halaman Kantor Gubernur Papua, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung hingga 26 April ini melibatkan puluhan UMKM olahan sagu sebagai upaya mendorong perlindungan produk lokal dan penguatan ekonomi masyarakat.
Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen menegaskan bahwa festival ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kekayaan intelektual sekaligus pengembangan potensi lokal Papua.
Menurutnya, perlindungan melalui indikasi geografis, hak cipta, dan merek perlu diperkuat agar produk asli Papua tidak diklaim pihak lain.
“Kekayaan intelektual bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga benteng budaya dan sumber kekuatan ekonomi,” ujarnya.
Ia menambahkan, sagu memiliki peran strategis sebagai sumber pangan sekaligus identitas budaya masyarakat Papua.
Pengelolaan sagu perlu dikembangkan tanpa meninggalkan nilai tradisional, serta pengetahuan komunal terkait sagu harus dilindungi agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat adat.
“Sagu bukan hanya sumber pangan, tetapi simbol kearifan lokal dan keberlanjutan,” katanya.
Wagub mengajak pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan sagu.
Festival ini diharapkan dapat membentuk ekosistem yang mendukung penguatan ekonomi berbasis potensi lokal Papua, sekaligus menjaga identitas budaya masyarakat. (Joe)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri