Dua Korban Dilaporkan Meninggal Dunia, Kapolda Metro Jaya Pantau Evakuasi di Stasiun Bekasi Timur
BEKASI, LELEMUKU.COM – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, mendatangi lokasi kecelakaan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL TM 6024 di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Indonesia, pada Senin (27/4/2026) malam.
Kehadiran pimpinan kepolisian tersebut bertujuan untuk memantau langsung proses evakuasi yang dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD Kota Bekasi, Basarnas, Damkar, kepolisian, hingga relawan ambulans.
Berdasarkan laporan awal di lapangan, insiden tragis ini telah merenggut sedikitnya dua korban jiwa. Selain korban meninggal dunia, puluhan penumpang lainnya dilaporkan mengalami luka berat dan ringan, terutama akibat terkena serpihan kaca dan benturan keras pada bagian kepala.
Kapolda Metro Jaya tampak terus melakukan koordinasi intensif dengan petugas di lapangan untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis yang cepat. Ia menyebutkan bahwa kecelakaan beruntun ini dipicu oleh adanya gangguan di perlintasan sebidang JPL 85 sebelum terjadi tabrakan antar-rangkaian kereta.
Kronologi kejadian bermula saat KRL TM 6024 tujuan Cikarang sedang dalam posisi berhenti karena baru saja tertemper sebuah taksi di perlintasan sebidang. KA 4 Argo Bromo Anggrek yang melintas di jalur yang sama sebenarnya telah diinstruksikan untuk meningkatkan kewaspadaan karena adanya gangguan di jalur hilir. Namun, benturan tetap tidak terhindarkan dan KA Argo Bromo menghantam bagian belakang KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur.
Vice President Corporate Communication PT KAI, Anne Purba, menyampaikan belasungkawa dan permohonan maaf yang mendalam atas kejadian ini. Ia menegaskan bahwa fokus utama perusahaan saat ini adalah evakuasi dan keselamatan penumpang.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik mungkin. Petugas kami sedang fokus evakuasi dan memastikan semua keselamatan pelanggan,” ujar Anne Purba pada Selasa (28/4/2026) dini hari.
Terkait dampak perjalanan, PT KAI dan KAI Commuter masih memberlakukan pola operasi terbatas. Perjalanan Commuter Line lintas Bekasi sementara hanya dilayani hingga Stasiun Bekasi dan belum bisa menjangkau Stasiun Cikarang karena jalur di lokasi kejadian masih dalam proses sterilisasi.
Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Metro Bekasi masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti mengapa KA Argo Bromo tetap melaju di jalur yang belum bersih dari rangkaian kereta lainnya.
Bagi keluarga yang ingin mendapatkan informasi terkini mengenai kondisi korban, PT KAI menyarankan untuk menghubungi call center resmi atau mendatangi rumah sakit sekitar lokasi kejadian. (Joe)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri