KAI Fokus Evakuasi Korban Kecelakaan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Jumlah Korban Belum Pasti [PENTING]
BEKASI, LELEMUKU.COM – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter menyatakan masih fokus melakukan penanganan evakuasi korban di lokasi kecelakaan tabrakan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.
“Saat ini kami masih fokus penanganan korban di lokasi terlebih dahulu,” ujar VP Corporate Communication KAI Commuter ,Ane Purba, Senin (27/4/2026).
Evakuasi korban yang masih berada di dalam rangkaian KRL berjalan lambat karena harus melintasi eskalator dan tangga stasiun. Petugas dan aparat keamanan bersama warga menggunakan tandu untuk membawa korban, kemudian menunggu antrian ambulans yang datang secara bergantian dari berbagai rumah sakit di Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi.
Jumlah korban masih mencapai ratusan orang dan belum dapat dipastikan secara pasti karena proses evakuasi masih terus dilakukan.
Insiden tabrakan terjadi sekitar pukul 20.52–20.57 WIB. Sebuah rangkaian KRL Commuterline ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek nomor 4 tujuan Surabaya Pasarturi.
Menurut saksi, kecelakaan bermula ketika sebuah mobil mogok di perlintasan dekat stasiun, sehingga membuat KRL terpaksa berhenti mendadak. Beberapa menit kemudian, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari belakang menabrak bagian ujung rangkaian KRL hingga mengalami kerusakan parah.
Akibat kejadian ini, jalur kereta api Bekasi–Cikarang sementara tidak dapat dipergunakan.
Tidak jauh dari lokasi utama, sebuah KRL Commuterline lain (CLI-125) juga menabrak taksi hijau Green SM.
Ane Purba, VP Corcom KAI, menyampaikan permohonan maaf atas nama KAI kepada pelanggan dan keluarga yang masih menunggu informasi.
“Kami mohon maaf atas nama KAI kepada pelanggan dan keluarga yang masih menunggu informasi. Petugas kami sedang fokus evakuasi dan memastikan semua keselamatan pelanggan kami,” ujar Ane Purba.
Ia menambahkan bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dengan stakeholder termasuk rumah sakit, TNI, Polri, dan Damkar untuk mempercepat proses evakuasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada data resmi mengenai jumlah korban jiwa. Masyarakat diimbau memantau informasi resmi melalui media sosial KAI. (Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri