Media Iran Klaim Ayatollah Khamenei Selamat, 2 Anggota Keluarganya Dilaporkan Tewas

Media Iran Sebut Ayatollah Khamenei Selamat, 2 Anggota Keluarganya Dilaporkan Tewas

TEHERAN, LELEMUKU.COM - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan telah dipindahkan ke ruang operasi aman dan kini secara pribadi mengawasi upaya perang melawan Amerika Serikat dan Israel, ini adalah klaim dari stasiun berita Al Mayadeen yang berbasis di Lebanon pada Minggu 1 Maret 2026 waktu Indonesia. 

Sumber tersebut menyatakan bahwa Khamenei sedang mengarahkan respons secara langsung dari pusat komando, mirip dengan apa yang dilakukannya selama konflik 12 hari pada Juni 2025.

Di sisi lain, media Israel Yediot Ahronoth melaporkan bahwa menantu perempuan Khamenei dan menantu laki-lakinya tewas dalam serangan udara Israel yang menjatuhkan sekitar 30 bom ke kompleks kediaman resmi Pemimpin Tertinggi di Teheran. 

Serangan tersebut disebut sebagai bagian dari operasi Roaring Lion yang menargetkan kepemimpinan rezim, fasilitas militer, dan situs terkait program nuklir serta rudal Iran.

Laporan Yediot Ahronoth menekankan bahwa kehilangan anggota keluarga dekat Khamenei mengubah sifat psikologis perang ini secara mendasar. Jika Khamenei masih hidup, ia baru saja kehilangan anggota keluarga inti akibat bom Israel. 

Jika ia tewas dalam serangan tersebut, anak-anaknya menyaksikan pasangan mereka meninggal dalam serangan yang sama. 

Citra satelit menunjukkan kompleks yang dijaga ketat itu  hancur dan berasap, sementara status Khamenei sendiri masih belum dapat dikonfirmasi secara independen hingga saat ini.

Kedua laporan ini muncul di tengah eskalasi hebat yang dimulai pada 28 Februari 2026 dengan serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel, diikuti serangan balasan Iran menggunakan rudal hipersonik Fattah, drone Shahed-136, serta rudal balistik ke berbagai pangkalan militer di kawasan Teluk. 

Iran juga mengklaim menutup Selat Hormuz dan melancarkan serangan ke infrastruktur sipil di beberapa negara, termasuk Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Kuwait.

Korban sipil terus bertambah di kedua belah pihak, dengan Iran melaporkan 201 jiwa tewas akibat serangan ke sekitar 500 target, termasuk insiden di sekolah dasar perempuan di Minab yang menewaskan para siswinya. 

Situasi psikologis dan emosional di kalangan kepemimpinan Iran diyakini semakin tegang, yang dapat memengaruhi keputusan strategis selanjutnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran mengenai nasib Khamenei atau konfirmasi mengenai kematian keluarganya. 

Pihak Amerika Serikat dan Israel juga belum memberikan komentar langsung terkait laporan tersebut. (evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya