Sinode Keuskupan Jayapura 2026 Segera Berakhir, Misa Akbar Penutupan Akan Digelar Besok di Istora Sentani
![]() |
JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Ribuan umat Katolik dari berbagai wilayah di Keuskupan Jayapura akan berkumpul di Istora Papua Bangkit, Sentani, Kabupaten Jayapura untuk mengikuti Misa Akbar Penutupan Sinode Keuskupan Jayapura Tahun 2026.
Acara puncak ini menjadi penutup rangkaian Sinode yang berlangsung selama seminggu, tepatnya dari 2 hingga 8 Februari 2026 dan akan dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Jayapura, Mgr. Yanuarius Teofilus Matopai You.
Misa Akbar mengusung visi utama Sinode ‘membangun Gereja Misioner yang Mandiri, Partisipatif, Solider, dan Terlibat di Tengah Masyarakat’zm. Visi ini menekankan peran Gereja Katolik yang semakin kontekstual dengan realitas masyarakat Papua, berjalan bersama umat, serta aktif menjawab berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
Sinode Keuskupan Jayapura 2026 telah berlangsung sejak pembukaan pada 2 Februari di Gereja Kristus Juru Selamat, Kotaraja, Kota Jayapura. Sidang pleno digelar di Aula BPSDA Kotaraja selama 3–7 Februari, melibatkan berbagai unsur Gereja termasuk imam, religius, dan umat awam. Proses ini menjadi momen penting untuk merumuskan arah pastoral Gereja Keuskupan Jayapura ke depan selama satu dekade mendatang.
Misa penutupan pada Minggu pagi nantinya akan dimulai pukul 10.00 WIT dan dihadiri ribuan umat dengan semangat tinggi. Acara pun semakin meriah dengan kehadiran para pembawa acara (MC) seperti Herry Orun, Salomina Gobay, Angel Senggu, dan Rosalina Yawalka, yang memandu jalannya perayaan dengan penuh kekayaan budaya lokal.
Spesial performance dimeriahkan penampilan dari Pace Santana dan Sonya Bara, tentunya dengan membawakan elemen budaya dan musik yang menyentuh hati umat.
Uskup Jayapura Yanuarius Teofilus Matopai You, yang telah memimpin Keuskupan Jayapura sejak ditahbiskan pada 2023 menegaskan bahwa Sinode ini bukan sekadar rutinitas, melainkan panggilan untuk Gereja yang lebih misioner dan dekat dengan umat.
“Gereja harus berjalan bersama, mandiri, dan solider di tengah masyarakat,” ujarnya dalam berbagai kesempatan selama persiapan Sinode.
Misa Akbar ini juga menjadi momentum syukur atas proses panjang Sinode yang telah dipersiapkan sejak 2024, termasuk pendalaman iman dan diskusi mendalam tentang peran Gereja di Tanah Papua.
Uskup berharap umat diharapkan membawa semangat Sinode ini ke dalam kehidupan sehari-hari, memperkuat solidaritas dan keterlibatan Gereja dalam isu-isu masyarakat.
“Nantinya acara berlangsung khidmat dan penuh sukacita, mencerminkan semangat berjalan bersama. Hasil Sinode ini menjadi fondasi kuat bagi Gereja yang semakin relevan dan mampu menjawab tantangan zaman di wilayah Papua,” harap You. (Kie)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
