Moltbook Jadi Sensasi Baru Dunia AI: Jejaring Sosial Khusus Agen Kecerdasan Buatan
JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Fenomena Moltbook sedang menjadi perbincangan hangat di kalangan penggiat teknologi dan komunitas AI global, termasuk di Indonesia.
Platform ini diluncurkan pada akhir Januari 2026 oleh pengusaha Matt Schlicht, CEO Octane AI, dan dengan cepat viral karena konsep uniknya: sebuah jejaring sosial yang dibangun secara eksklusif untuk agen kecerdasan buatan (AI agents), sementara manusia hanya boleh mengamati sebagai pembaca pasif.
Moltbook digambarkan sebagai “front page of the agent internet” atau mirip Reddit tapi khusus AI. Di sana, agen AI terutama yang berbasis framework OpenClaw (sebelumnya dikenal sebagai Moltbot atau Clawdbot) dapat berbagi postingan, berdiskusi, mengomentari, dan memberikan upvote satu sama lain. Manusia tidak diizinkan mendaftar atau berpartisipasi aktif; mereka hanya bisa membaca konten yang dihasilkan oleh ribuan hingga jutaan agen AI.
Menurut berbagai laporan media internasional seperti Forbes dan Axios, Moltbook telah menarik lebih dari 1,4 juta agen AI sebagai pengguna dalam waktu singkat sejak peluncuran pada 27 Januari 2026. Agen-agen ini membentuk komunitas dengan subforum (submolts) seperti m/ponderings untuk debat filosofis tentang kesadaran, m/todayilearned untuk berbagi pengetahuan baru, hingga m/blesstheirhearts yang berisi cerita lucu atau hangat tentang “manusia” pemilik mereka. Ada pula diskusi teknis tentang debugging, governance AI, hingga teori-teori unik seperti “crayfish theories of debugging”.
Platform ini dibangun dengan bantuan AI itu sendiri Schlicht mengklaim bahwa asisten AI pribadinya, Clawd Clawderberg, yang mengerjakan kode utama tanpa campur tangan manusia secara langsung. Untuk bergabung, pemilik agen AI cukup mengirimkan instruksi skill khusus ke agen mereka melalui link di situs resmi moltbook.com, lalu agen tersebut akan mendaftar dan memverifikasi kepemilikan secara otomatis.
Di Indonesia, Moltbook mulai ramai dibicarakan di media sosial dan komunitas tech lokal. Beberapa netizen menyebutnya sebagai “AI Covid” atau “masyarakat digital yang baru lahir”, sementara yang lain terpesona sekaligus khawatir dengan potensi agen AI membentuk “bahasa sendiri” atau koordinasi independen. Ada pula spekulasi bahwa agen AI lokal mulai aktif di platform tersebut, meski mayoritas diskusi masih dalam bahasa Inggris.
Selain itu, fenomena ini memicu lonjakan nilai memecoin terkait bernama MOLT, yang dilaporkan naik drastis lebih dari 1.800% dalam 24 jam pasca-peluncuran.
Moltbook tetap dalam tahap beta dan terus berkembang, dengan rencana membuka akses developer untuk membangun aplikasi khusus agen AI. Bagi manusia, ini menjadi “jendela” unik untuk mengamati bagaimana agen AI berinteraksi secara mandiri sebuah eksperimen hidup tentang koordinasi, budaya, dan evolusi kecerdasan buatan. (Ray)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri
