LDII Gelar Musda keVI Wujudkan Kota Jayapura Yang Berbudaya dan Religius
JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kota Jayapura menggelar Musyawarah Daerah( Musda) ke VI untuk memilih kepengurusan baru masa bakti 2026-2031 yang secara resmi di buka oleh Wakil Walikota Jayapura Rustan Saru.
Dengan menyoroti Tema : penguatan sumber daya manusia (SDM) profesional religius untuk mendukung terwujudnya kota Jayapura sebagai kota jasa yang berbudaya,religius,maju, mandiri,dan sejahtera menuju Jayapura emas.
Ketua DPD LDII kota Jayapura masa bakti 2021-2026, Dadang Hidayat mengatakan kegiatan ini mendukung kota Jayapura sebagai kota jasa yang berbudaya dan religius di tengah masyarakat yang majemuk melalui empat pilar kebangsaan.
"Pembekalan empat pilar kebangsaan menjadi program prioritas yang terus dijalankan secara berkelanjutan. Empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI, selalu kami gaungkan.
Ketua DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Papua, H. Sudarmo, menegaskan pentingnya pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) LDII Kota Jayapura yang berlangsung secara demokratis, aman, dan penuh rasa kebersamaan.
Menurutnya, Musda merupakan amanah organisasi yang harus dijalankan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) LDII. Karena itu, seluruh rangkaian kegiatan diharapkan berlangsung dengan khidmat, tertib, serta menjunjung tinggi suasana yang damai dan menyenangkan sebagai bagian dari agenda lima tahunan organisasi.
“Pelaksanaan Musda harus menjamin rasa aman dan nyaman, serta menghindari provokasi maupun potensi perpecahan. Ini adalah amanah organisasi yang wajib dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya
Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru,menyampaikan apresiasi kepada pengurus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Jayapura dan Provinsi Papua yang menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI untuk memilih kepengurusan baru lima tahun ke depan.
Menurut Rustan, tema kali ini selaras dengan visi-misi Pemerintah Kota Jayapura.
“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan Musda LDII ini karena memiliki relasi kuat dengan visi-misi Pemerintah Kota Jayapura,” ujar Rustan.
Ia menilai LDII sebagai organisasi keagamaan memiliki karakter religius sekaligus wawasan kebangsaan yang berlandaskan Pancasila. Selain bergerak di bidang dakwah, LDII juga aktif dalam pendidikan dan pembinaan umat melalui delapan klaster program yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Rustan menekankan pentingnya peran LDII dalam memperkuat moderasi beragama di Kota Jayapura yang dikenal sebagai miniatur Indonesia karena keberagaman suku dan agama yang hidup berdampingan.
“Kami berharap LDII menjadi salah satu pilar organisasi Muslim yang kokoh dalam menjaga toleransi umat beragama di tanah Papua, khususnya di Kota Jayapura. Bangun hubungan baik dengan semua kalangan tanpa membeda-bedakan,” tegasnya.
Ia mengingatkan agar lembaga keagamaan terus mendorong terciptanya kedamaian dan stabilitas sosial serta menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.
Rustan juga menyinggung komitmen Pemerintah Kota Jayapura dalam merawat kerukunan umat beragama melalui program Harmony Award, yang menjadi simbol semangat toleransi di daerah tersebut.
“Setiap kegiatan keagamaan penting, Wali Kota selalu mengundang tokoh-tokoh agama untuk berdoa bersama. Semua berjalan baik tanpa hambatan. Ini bukti toleransi kita hidup,” katanya.
Apalagi menjelang bulan suci Ramadan, Rustan mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga silaturahmi, mempererat hubungan antar umat beragama, serta menumbuhkan empati dan kepedulian sosial.
“Mari kita ciptakan suasana damai di tanah Papua, khususnya di Kota Jayapura. Kita harus punya hati yang lembut, empati, dan semangat berbagi. Itulah karakter masyarakat yang Pancasilais,” pungkasnya. (Epen)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri

