Korban Kedua Terseret Arus di Pantai Base G Ditemukan


JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Tim SAR Gabungan secara resmi menutup operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap dua korban terseret arus di Pantai Base-G, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Kamis (19/2/2026) sore. Operasi dihentikan setelah korban kedua, Virgo Komba (27), berhasil ditemukan.

Peristiwa tersebut bermula pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIT. Saat itu, korban Virgo Komba sedang berenang bersama rekan-rekannya di area Pantai Base-G bagian kiri. 

Tiba-tiba, korban terseret arus laut yang cukup kuat. Melihat kejadian tersebut, rekannya Charles Kilungga berusaha memberikan pertolongan, namun nahas, keduanya justru ikut terseret arus dan dinyatakan hilang.

Upaya pencarian awal yang dilakukan oleh masyarakat setempat tidak membuahkan hasil. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura untuk dilakukan operasi SAR.

Pada hari pertama pencarian, Rabu (18/2/2026), Tim SAR Gabungan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 15.30 WIT dan langsung membagi personel menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan penyelaman, sementara SRU 2 melakukan penyisiran permukaan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) Basarnas dan speed boat milik Polairud.

Sekitar pukul 16.25 WIT, korban pertama atas nama Charles Kilungga ditemukan oleh tim selam dalam kondisi meninggal dunia pada koordinat 02°30’29.26”S – 140°44’05.21”E. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Jayapura.

Pencarian terhadap korban kedua dilanjutkan pada Kamis (19/2/2026) sejak pagi hari. Tim SAR Gabungan kembali membagi personel menjadi tiga unsur, yakni tim selam gabungan (Basarnas, Marinir, dan Polairud), tim RIB 02, serta tim penyisiran darat. Hingga siang hari, hasil pencarian dan penyelaman teknis masih nihil.

Sekitar pukul 14.30 WIT, masyarakat setempat bersama keluarga korban berinisiatif melakukan penyelaman secara tradisional. Upaya tersebut membuahkan hasil pada pukul 15.00 WIT, ketika korban kedua atas nama Virgo Komba berhasil ditemukan oleh seorang warga bernama Wili Awom bersama rekan-rekannya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura, Anton Sucipto, mengatakan setelah korban ditemukan, Tim SAR Gabungan segera melakukan proses evakuasi dan membawa jenazah ke darat. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke RS Bhayangkara Jayapura menggunakan ambulans Baznas.

“Dengan ditemukannya seluruh korban, maka operasi SAR di Pantai Base-G dinyatakan ditutup. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi ini,” ujar Anton.

Operasi SAR tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas Jayapura, Polairud Polda Papua, Marinir, Baznas, PMI, RAPI, ORARI, Saka Wanabhakti, serta keluarga dan masyarakat setempat. (SAR Jayapura)


Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya