-->

Inilah Pidato Presiden Polandia, Andrzej Duda di Debat Umum PBB ke 75

Inilah Pidato Presiden Polandia, Andrzej Duda di Debat Umum PBB ke 75.lelemuku.com.jpg

NEW YORK, LELEMUKU.COM - Andrzej Duda, Presiden Republik Polandia, menyampaikan debat umum Sidang ke-75 Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat pada Rabu 23 September 2020 waktu setempat.

Ia menggarisbawahi pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional, kerjasama multilateral, perlindungan hak asasi manusia dan kepedulian terhadap lingkungan.

"Selama masa jabatan pertama saya sebagai Kepala Negara, Polandia meningkatkan kehadirannya di Perserikatan Bangsa-Bangsa, termasuk menjalani masa jabatan dua tahun di Dewan Keamanan; menjadi tuan rumah Konferensi Para Pihak pada Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim tahun 2018; dan menyebarkan penjaga perdamaian ke United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL)," ujar dia.

Ia selanjutnya menekankan pentingnya solidaritas dalam mengatasi tantangan saat ini denga menyoroti krisis sosial ekonomi global saat ini yang sangat akut, munculnya kembali persaingan antar negara - termasuk di lingkungan Polandia sendiri - dan ketegangan antara pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan kelestarian lingkungan.

“Saya yakin krisis ini akan tetap tidak terpecahkan kecuali kita fokus pada ide solidaritas,” katanya dengan menekankan bahwa perang melawan pandemi COVID-19 tidak boleh mengakibatkan perpecahan ekonomi yang lebih dalam di antara negara dan masyarakat.

Ia juga mengajak semua pihak agar tidak boleh mengambil bentuk persaingan ekonomi yang kejam - mengakibatkan orang yang lebih kaya menjadi lebih kaya dengan mengorbankan orang miskin - atau mengarah pada situasi di mana akses ke perawatan medis “bergantung pada ukuran dompet”.

Di puncak pandemi, Polandia mengerahkan beberapa misi medis militer ke Italia dan Amerika Serikat, antara lain, untuk memberikan dukungan dan berbagi pengetahuan tentang memerangi COVID-19.

Polandia sepenuhnya menghormati hukum internasional, melakukan semua interaksi dengan negara lain di bawah slogannya "perdamaian melalui hukum".

Andrzej melanjutkan untuk mencatat bahwa sangat penting untuk memastikan kerja sama di antara negara-negara dalam situasi di mana norma-norma dasar hukum internasional dilanggar, misalnya dalam kasus agresi Federasi Rusia terhadap Georgia atau Ukraina.

“Hanya melalui penegakan prinsip dan norma fundamental hukum internasional… kita akan berhasil dalam membangun perdamaian abadi dan dunia yang aman dari negara-negara yang setara dan negara-negara bebas tanpa lingkungan pengaruh,” katanya.

Ia memperingatkan bahwa membiarkan pelanggaran Kedaulatan negara atau keutuhan wilayah yang tidak dijawab oleh komunitas internasional hanya akan menyebabkan lebih banyak pelanggaran. Dia mengingat seruannya melalui Dewan Hak Asasi Manusia untuk memperhatikan pelanggaran hak asasi manusia di Belarus.

"Menyambut keputusan Dewan Keamanan untuk mengadakan pertemuan khusus tentang masalah tersebut, dan melanjutkan dengan menguraikan transisi Polandia ke ekonomi hijau dan rendah karbon," ujar dia. (BBG)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel