-->

Inilah Pidato Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani di Debat Umum PBB ke 75

Inilah Pidato Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani di Debat Umum PBB ke 75.lelemuku.com.jpg

NEW YORK, LELEMUKU.COM - Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani, Emir Negara Qatar, menyampaikan debat umum Sesi ke-75 Sidang Umum PBB di New York, Selasa 22 September 2020 waktu setempat.

Emir Qatar mengatakan merebaknya pandemi COVID-19 adalah pengingat bahwa kerja sama multilateral adalah satu-satunya cara untuk mengatasi tantangan yang ditimbulkan oleh epidemi, iklim dan lingkungan, serta kemiskinan.

"Pemerintah kami secara aktif melaksanakan tindakan preventif untuk melindungi warga dan penduduknya, serta memberikan bantuan kepada lebih dari 60 negara dan lima organisasi internasional. Meskipun lebih dari tiga tahun blokade di negaranya," katanya.

Qatar,katanya telah memperkuat partisipasinya dalam aksi internasional multilateral dan menegaskan kembali nilai dialog.

"Saya Menyerukan kepada komunitas internasional, terutama Dewan Keamanan, untuk memikul tanggung jawab hukumnya untuk mewajibkan Israel mencabut pengepungan di Jalur Gaza dan mengembalikan proses perdamaian ke jalurnya melalui negosiasi yang kredibel, dia mencatat bahwa upaya mediasi Qatar telah memuncak dalam perdamaian. kesepakatan antara Amerika Serikat dan gerakan Taliban, ditandatangani pada Februari 2020," kata dia.

Ia juga menegaskan bahwa negaranya akan terus mendukung upaya pertanggungjawaban bagi para pelaku kekejaman, kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan di Suriah, sambil menambahkan bahwa satu-satunya cara untuk menyelesaikan krisis di Yaman adalah melalui negosiasi antara Yaman sesuai dengan hasil Dialog Nasional, inisiatif Teluk dan resolusi Dewan Keamanan yang relevan.

Terorisme, lanjutnya, tetap menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi dunia, mengancam perdamaian dan keamanan internasional, sekaligus menghambat pembangunan berkelanjutan.

"Qatar memperkuat kemitraan strategisnya dengan badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa terkait," katanya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya juga telah memenuhi janjinya untuk memberikan kontribusi sebesar $ 100 juta untuk mendukung negara-negara kurang berkembang dan negara-negara berkembang kepulauan kecil untuk menangani perubahan iklim. Negaranya, tegasnya, akan terus bekerja sama dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mencapai tujuan dan kebaikan bersama umat manusia.(PBB)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel