Keunikan Budaya dan Potensi Wisata Kabupaten Seluma, Bengkulu

📅 25 Oktober 2026
✍️ Oleh: Redaksi Lelemuku.com  ·  📰 Lelemuku.com
Keunikan Budaya dan Potensi Wisata Kabupaten Seluma, Bengkulu

PASAR TAIS, LELEMUKU.COM - Kabupaten Seluma merupakan wilayah administratif di Provinsi Bengkulu yang dikenal dengan kekayaan budaya Serawai, tradisi Bimbang Bebalai, serta potensi perikanan dan pertanian yang mendukung kehidupan masyarakatnya.

Kabupaten Seluma terbentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2003 sebagai pemekaran dari Kabupaten Bengkulu Selatan. Sejak lama wilayah ini telah menjadi tempat tinggal suku Serawai yang menempati dataran rendah dan pesisir, menjalin hubungan perdagangan dengan daerah sekitarnya.

Menurut data Badan Pusat Statistik, pada tahun 2023 jumlah penduduk Seluma mencapai lebih dari 215 ribu jiwa dengan kepadatan sekitar 84 jiwa per km². Bahasa utama yang dipakai selain Bahasa Indonesia adalah bahasa Serawai, yang mencerminkan identitas kultural yang kuat di antara penduduk.

Warisan budaya Seluma tampak jelas dalam tarian tradisional Tari Andun, yang dipentaskan dalam upacara Bimbang Bebalai, sebuah ritual perkawinan yang melibatkan musik gong dan nyanyian khas. Kuliner lokal seperti Gulai remis dan Rebung asam umbut lipai menjadi simbol rasa yang menghubungkan generasi.

Bahasa Serawai memiliki kemiripan fonologis dengan beberapa bahasa di Maluku, menandakan adanya interaksi historis antara pesisir selatan Sumatera dan kepulauan timur. Hubungan ini memperkaya kosakata dan tradisi lisan, sekaligus menegaskan posisi Seluma sebagai jembatan budaya antara barat dan timur.

Ekonomi masyarakat Seluma masih berlandaskan pertanian padi dan perikanan. Kecamatan Pino Raya dan Pantai Seluma menjadi pusat kegiatan penangkapan ikan, sementara lahan pertanian di sekitar Sukaraja menghasilkan padi serta sayuran untuk pasar lokal.

Potensi wisata Seluma semakin menonjol berkat pantai berpasir putih, terumbu karang, serta festival budaya yang menampilkan Tari Andun dan Bimbang Bebalai. Wisatawan yang mengunjungi Pantai Seluma dapat menikmati keindahan alam sekaligus mencicipi kuliner khas yang autentik.

Kawasan ini juga menjadi titik pertemuan bagi pelancong dari Provinsi Maluku dan Papua yang tertarik pada keragaman budaya Indonesia. Jalur laut tradisional menghubungkan Seluma dengan pulau-pulau timur, memungkinkan pertukaran barang, seni, dan pengetahuan yang berlangsung sejak masa lalu.

Hingga kini, pemerintah Kabupaten Seluma terus meningkatkan fasilitas kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur untuk mendukung kesejahteraan warganya. Indeks Pembangunan Manusia menunjukkan peningkatan, meski tantangan kemiskinan masih perlu diatasi melalui program pemberdayaan ekonomi.

Dengan menumbuhkan kesadaran akan nilai budaya dan potensi alamnya, Seluma berupaya menjadi destinasi wisata berkelanjutan yang menghormati warisan leluhur sekaligus membuka peluang baru bagi generasi mendatang (Evu).