Polisi Olah TKP Penemuan Mayat Pria di Pos 7 Atas Sentani Jayapura

📅 3 Oktober 2026
✍️ Oleh: Redaksi Lelemuku.com  ·  📰 Lelemuku.com
Polisi Olah TKP Penemuan Mayat Pria di Pos 7 Atas Sentani Jayapura
SENTANI, LELEMUKU.COM – Petugas Identifikasi bersama piket Reskrim Polres Jayapura mendatangi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait penemuan seorang pria meninggal dunia di kawasan Pos 7 Atas, Kabupaten Jayapura, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan setelah pihak Polsek Sentani Kota menerima laporan masyarakat terkait adanya seorang pria yang ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia di dalam rumahnya.

Petugas Identifikasi Polres Jayapura yang terdiri dari Brigpol Ronaldo Yoku, Brigpol Iryyanto Y. Rombe, Briptu Herianto Hutasoit, bersama piket Reskrim Brigpol Robby dan Briptu Hario kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan informasi sekaligus melakukan pemeriksaan awal terhadap TKP.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 12.00 WIT dan pada pukul 12.15 WIT langsung melaksanakan olah TKP serta dokumentasi pemotretan. Kegiatan tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 14.00 WIT.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui bernama EW(25), berjenis kelamin laki-laki, beragama Kristen, berstatus sebagai mahasiswa dan berdomisili di kawasan Pos 7 Atas, Sentani, Kabupaten Jayapura.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, LT (28), dirinya memperoleh informasi dari Kakak perempuan yang memberitahukan bahwa korban telah meninggal dunia. Setelah menerima informasi tersebut, saksi mendatangi rumah korban untuk memastikan kebenarannya dan mendapati korban telah meninggal dunia.

Dalam olah TKP, petugas melakukan pengamatan secara umum dan khusus serta penunjukan posisi awal korban ditemukan. Korban ditemukan di dalam kamar dalam posisi terlentang sambil memegang bagian perut.

Dari pemeriksaan awal tim Identifikasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Petugas juga tidak menemukan adanya jejak, darah maupun barang bukti yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana di lokasi kejadian.

Petugas turut mencatat kondisi rumah korban yang terlihat berantakan dan kurang terawat. Berdasarkan keterangan keluarga dan warga sekitar, kebutuhan hidup korban selama ini diketahui mendapat bantuan dari tetangga di lingkungan sekitar.

Pihak keluarga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat gangguan jiwa dan penyakit dalam. Keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah serta telah menyiapkan tempat pemakaman korban.

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean, S.Tr.K., S.I.K menyampaikan bahwa proses penanganan tetap dilakukan sesuai prosedur, termasuk pendataan korban, saksi, pemeriksaan TKP dan pelaporan hasil kegiatan kepada pimpinan.

“Petugas telah melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal. Untuk sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan sesuai hasil penanganan dan pemeriksaan,” jelasnya.

Saat ini TKP telah diamankan dalam status quo, sementara situasi di lokasi berjalan aman dan kondusif. Kepolisian masih melakukan langkah-langkah penanganan lebih lanjut untuk melengkapi informasi terkait peristiwa tersebut. (Ron)