Universitas Muhammadiyah Papua Gelar PKKMB Tahun Akademik 2026/2027 di Kota Jayapura

JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Universitas Muhammadiyah Papua menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 di Aula Universitas Muhammadiyah Papua, Kota Jayapura, Provinsi Papua, pada Rabu (26/8/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para mahasiswa baru agar dapat mengenal lingkungan perguruan tinggi serta mempersiapkan diri dalam menjalani proses pendidikan secara mandiri dan dewasa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan dan registrasi peserta yang kemudian dilanjutkan dengan pembukaan resmi di aula kampus. Dalam pelaksanaan pengenalan kampus tersebut, pihak universitas menekankan pentingnya masa studi tepat waktu selama empat tahun dan melarang keras adanya segala bentuk perundungan, kekerasan fisik, verbal, pelecehan, maupun tindakan kriminalisasi di lingkungan akademik.

Selain materi internal, kegiatan ini juga melibatkan pihak eksternal seperti Badan Narkotika Nasional Provinsi Papua untuk memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika. Bank Indonesia Papua turut hadir memberikan pembekalan mengenai kebanksentralan, sistem pembayaran digital melalui QRIS, serta mitigasi risiko digitalisasi dan perlindungan konsumen di era modern.

Setelah sesi pembukaan, materi dilanjutkan dengan pemaparan mengenai etika pergaulan dan akademik bagi mahasiswa baru. Sesi berikutnya diisi dengan penjelasan kebijakan internal kampus yang meliputi bidang akademik, aspek keuangan, serta hak dan kewajiban dalam kehidupan kemahasiswaan guna membantu proses adaptasi peserta.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Muhammadiyah Papua, Indah Sulistiani, mengingatkan para mahasiswa baru untuk senantiasa adaptif dan memiliki semangat tinggi dalam menghadapi tantangan perkuliahan. Ia menekankan agar mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu dan menghindari kebiasaan malas. "Memasuki perguruan tinggi bukan sekadar berpindah dari bangku sekolah ke bangku kampus, tetapi adik-adik mahasiswa akan memasuki fase yang baru, yang tentunya nantinya akan dituntut kemandirian dan kedewasaan. Tidak seperti di bangku sekolah, tetapi di bangku kuliah Anda sekalian berpikir kritis, berinovasi, dan juga selalu dituntut untuk berani di dalam menentukan masa depan yang lebih baik," ujar Indah Sulistiani.

Perwakilan Badan Narkotika Nasional Provinsi Papua, Kasman, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan lembaga tersebut dalam membekali mahasiswa baru mengenai pencegahan narkotika. Sementara itu, Ketua Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Papua, Sinta Nurcahya Sulistyani, menjelaskan pentingnya pemahaman etika di tengah maraknya fenomena sosial saat ini. "Materi yang saya sampaikan ini secara garis besarnya merupakan etika yang akan melekat terhadap mahasiswa nantinya ketika mereka menjadi mahasiswa, seperti itu, dari etika pergaulannya hingga etika akademik. Mungkin kita sering temui banyak sekali permasalahan atau fenomena yang terjadi di universitas-universitas lain, dari pelecehan seksual, kemudian bullying, kemudian tentang penggunaan AI yang mungkin bahkan tidak memiliki rambu-rambu dengan baik," kata Sinta Nurcahya Sulistyani.

Perwakilan Bank Indonesia, Blasius Priyo, berharap pembekalan ini dapat membentengi mahasiswa dari berbagai modus penipuan digital sekaligus memotivasi mereka untuk berkontribusi bagi perekonomian nasional. Kegiatan pengenalan kampus ini kemudian ditutup dengan pemaparan materi kebijakan akademik oleh Indah Sulistiani, materi keuangan oleh Muhammad Nur Jaya, serta materi kemahasiswaan oleh Syarifuddin. (Papua Terbit)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya