Pangdam XVII Cenderawasih Memberikan Pembekalan Wawasan Kebangsaan Kepada Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Papua Di Jayapura

JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Panglima Komando Daerah Militer XVII Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang membekali mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Papua dengan materi penguatan ideologi dan wawasan kebangsaan pada Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut berlangsung pada hari kedua Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru di Aula Universitas Muhammadiyah Papua, Kota Jayapura.

Selain materi wawasan kebangsaan, para mahasiswa baru juga menerima berbagai pembekalan mengenai sistem akademik, pengenalan program studi, fasilitas kampus, hingga organisasi kemahasiswaan. Terdapat enam program studi yang diperkenalkan kepada peserta, yaitu Ilmu Komunikasi, Ilmu Komputer, Psikologi, Ilmu Lingkungan, Kewirausahaan, dan Hukum.

Academic Program Manager SAGU Foundation Diana Kambuaya turut hadir memberikan materi mengenai pengembangan kapasitas dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan masa depan. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan Sistem Informasi Akademik, layanan perpustakaan, laboratorium, Program Kreativitas Mahasiswa, serta organisasi kemahasiswaan seperti Badan Eksekutif Mahasiswa dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.

Rangkaian kegiatan pengenalan kampus ini kemudian ditutup secara resmi oleh Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Papua Syarifuddin. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini murni bertujuan untuk memberikan pencerahan dan pembekalan mengenai kehidupan kampus, serta bukan merupakan kegiatan perpeloncoan.

Syarifuddin juga mendorong para mahasiswa baru untuk serius dalam mengikuti perkuliahan agar dapat menyelesaikan studi tepat waktu. Ia mengingatkan pentingnya keaktifan mahasiswa dalam kegiatan akademik maupun organisasi guna membangun kapasitas diri yang berdampak positif bagi masyarakat.

"Tadi Saya senang sekali bisa bersama-sama dengan adik-adik. Saya menyampaikan tentang bagaimana ke depan generasi muda Papua ini bisa menjadi ujung tombak, bisa memberikan kontribusi yang terbaik bagi tanah Papua. Tentunya itu berlandaskan dari Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, bisa menjaga keberagaman kebhinekaan yang ada di tanah Papua," ujar Febriel Buyung Sikumbang.

"Normalnya mahasiswa selesai itu empat tahun. Jangan lebih dari empat tahun kalau misalnya Anda serius kuliah," kata Syarifuddin.

Pihak kampus berharap seluruh mahasiswa baru dapat segera beradaptasi dengan sistem perkuliahan dan tidak ragu untuk berkonsultasi dengan dosen maupun senior jika menghadapi kendala selama menempuh pendidikan. (Papua Terbit)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya